Jakarta, IDN Times - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengakui adanya pesan Harun Masiku yang disampaikan padanya. Dalam pesan tersebut, Harun mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri hingga Ketua DPP PDIP Puan Maharani.
Hal itu bermula ketika Jaksa KPK membacakan pesan Harun Masiku kepada Hasto di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.
“Ini tanggal 4 Desember 2019. 'Pak Sekjen, salinan putusan MA dan asli fatwa MA saya titip di Mas Kusnadi. Terima kasih banyak kepada bapak Sekjen dan Ibu Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri, Ibu Puan, dan seterusnya atas perhatian dan bantuannya kepada saya. Budi baiknya semua tak terlupakan sepanjang masa selama hajat dikandung badan.' Benar?” tanya Jaksa.
“Iya betul, ini kalau ke nomor saya berarti ini betul,” jawab Hasto.
Diketahui, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto didakwa telah melakukan perintangan penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus eks caleg PDIP Harun Masiku.
Pertama, Hasto diduga memerintahkan Harun Masiku merendam ponsel agar tidak terlacak usai KPK menangkap Wahyu Setiawan. Kedua, Hasto meminta ajudannya, Kusnadi, merendam ponsel milik Sekjen PDIP itu saat diperiksa di KPK pada Juni 2024.
Selain itu, ia didakwa turut serta menyuap eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Suap senilai Rp600 juta itu diberikan agar Wahyu Setiawan mengurus penetapan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR 2019-2024 Harun Masiku.
Hasto didakwa telah melanggar Pasal 5 atau Pasal 13 serta Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Kourpsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Hasto Akui Pesan Terima Kasih Harun Masiku untuk Megawati hingga Puan

Sidang Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto (dok. PDIP)
Take a Deeper Read
Curated For You
- Perempuan Penggerak Koperasi Tangguh di Tepi Rel20 Oct 2026, 09:20 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
Editorial Team
EditorDheri Agriesta
Related Article
Peluncuran Buku Herbert Feith, Bonnie Triyana Ajak Lakukan Otokritik24 Oct 2026, 23:10 WIB
Kapolda Metro Ungkap 3 Pusat Peredaran Narkoba: Kampung Ambon, Boncos, Bahari24 Oct 2026, 23:02 WIB
Wakil Ketua DPR Kenang Relawan Karhutla yang Gugur Selamatkan Puskesmas24 Oct 2026, 22:56 WIB
Tren Belanja Kebutuhan Harian Dini Hari Semakin Diminati Masyarakat24 Oct 2026, 22:35 WIB
Petugas Parkir Diserang 30 Orang di Pasar Caringin Bandung, Satu Orang Tewas24 Oct 2026, 22:06 WIB
Maximilian Nahkodai IMA, Sertifikasi Pemasar Jadi Prioritas24 Oct 2026, 22:05 WIB
Perwatusi: Anak Muda Berisiko Osteoporosis Bukan Cuma Penyakit Lansia24 Oct 2026, 22:03 WIB
Apresiasi Relawan Damkar Karhutla, Cak Imin: Mari Kita Terus Membantu24 Oct 2026, 22:00 WIB
Pemancing Hilang Terseret Arus di Pantai Lancing Lombok Tengah24 Oct 2026, 21:51 WIB
Dana Pokir DPRD NTB Rp120 Miliar Dicoret, Inspektorat Ungkap Anomali24 Oct 2026, 21:48 WIB
Dua Remaja Hanyut di Sungai Tadukan Raga Deli Serdang Ditemukan Tewas24 Oct 2026, 21:41 WIB
Wamendagri: Banpres Rp240 M Diprioritaskan untuk Daerah Darurat Karhutla24 Oct 2026, 21:35 WIB
Penuhi Permintaan, Disdukcapil Tabanan Amankan Pasokan Blanko KTP Elektronik24 Oct 2026, 21:13 WIB
Bina Generasi Muda, Kemenpora Dorong Kompetisi Robotik dan Coding 24 Oct 2026, 21:11 WIB
Hakim MK Dilaporkan ke MKMK Terkait Penanganan PHPU Ijazah Gibran24 Oct 2026, 21:00 WIB
5 Makanan di Kulkas yang Bisa Meracuni Kucing dalam Hitungan Jam24 Oct 2026, 21:00 WIB
Jejak Momentum 6 Tahun Senyum Kecil dari Aceh hingga Bukit Lawang24 Oct 2026, 20:46 WIB
Singgung Korupsi BNPB Saat Karhutla, Cak Imin: Perjuangan Kita Masih Panjang24 Oct 2026, 20:45 WIB
Menikmati Kuliner 'Ngidang Palembang' di Batiqa Hotel, Seperti Apa Rasanya?24 Oct 2026, 20:06 WIB
23 Kasus Kejahatan Terjadi di Kawasan TNBBS, 75 Pelaku Diproses Hukum24 Oct 2026, 20:03 WIB