Jakarta, IDN Times - Delapan helikopter dari TNI AU dan Polri melakukan atraksi dalam rangkaian upacara peringatan detik-detik proklamasi atau HUT ke-81 Kemerdekaan di langit Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2026).
Helikopter tersebut membentuk formasi dengan membawa bendera Merah Putih berukuran besar. Atraksi tersebut menandai dimulainya upacara detik-detik proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Sejumlah tamu yang hadir langsung terlihat antusias melihat atraksi di langit Istana Merdeka tersebut. Usai atraksi tersebut, Upacara pun akan segera dilangsungkan.
Sebelumnya, Prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI melakukan atraksi terjun payung dalam rangkaian upacara peringatan detik-detik proklamasi atau HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia.
Atraksi terjun payung dari para penerjun terbaik Kopassus itu diawali dengan perintah operasi yang diberikan oleh Komandan Satuan Penanggulangan Teror 81 (Dansat 81) Kopassus Kolonel Inf. Subandi. Penerjunan berlangsung tepat pukul 09.19 WIB dari pesawat CN-295 yang terbang 10.000 kaki dari permukaan laut.
Empat penerjun pertama mengawali aksi ketinggian dengan mengibarkan bendera logo HUT Ke-81 RI "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur" di ketinggian. Kemudian, penerjun berikutnya mengibarkan bendera raksasa dengan foto Presiden RI Prabowo Subianto.
Pengibaran bendera dengan foto Presiden Prabowo, sebagaimana disampaikan oleh pembawa acara, merupakan wujud kebanggaan Kopassus terhadap sosok Presiden Prabowo.
Aksi berikutnya, para penerjun Kopassus mengibarkan bendera Merah Putih berukuran raksasa di atas langit Monas. Kemudian, payung penerjun lanjut membentuk formasi one line, yang menjadi manuver para prajurit saat melakukan infiltrasi ke daerah sasaran.
