Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
HUT ke-81 RI, Kabinet Bayangan Ikut Upacara Bersama Petani Kendeng di Pati
Perwakilan menteri di Kabinet Bayangan mengikuti upacara rakyat dalam rangka HUT ke-81 RI di Pati, Jawa Tengah. (Dokumentasi Kabinet Bayangan)
  • Anggota Kabinet Bayangan, petani Kendeng, dan akademisi mengikuti upacara rakyat di Sukolio, Pati, untuk menegaskan keterhubungan gerakan warga serta makna kemerdekaan.
  • Gunretno dan Zainal Arifin Mochtar menyoroti tuntutan perwujudan Pancasila, tekanan ekonomi desa, kebijakan yang dinilai tidak berpihak, serta persoalan anggaran, lingkungan, dan layanan publik.
  • Di Istana, Presiden Prabowo memimpin upacara HUT ke-81 RI dengan pengamanan 13.859 personel; Jokowi hadir bersama Gibran, menyaksikan demo udara yang melibatkan 81 pesawat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Anggota Kabinet Bayangan ikut upacara rakyat dengan petani Kendeng di Pati. Mereka dipimpin Gunretno. Mereka ingin warga saling membantu dan berharap Indonesia jadi lebih baik. Di Jakarta, Presiden Prabowo memimpin upacara di Istana. Jokowi dan Gibran juga datang. Banyak pesawat terbang di langit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Sejumlah anggota Kabinet Bayangan memaknai kemerdekaan di HUT ke-81 RI dengan cara yang berbeda. Alih-alih mengikuti upacara di Monas atau Istana Kepresidenan, mereka merayakan kemerdekaan di Kecamatan Sukolio, Pati. Para peserta yang hadir merupakan warga sipil.

Kegiatan tersebut dinamakan upacara rakyat dan dipimpin oleh Gunretno. Ia merupakan Koordinator Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) yang konsisten memimpin petani Kendeng untuk menolak perusakan kawasan karst dan pabrik semen.

Anggota Kabinet Bayangan yang hadir di dalam upacara pagi tadi antara lain Menteri Perekonomian Media Askar, Menteri Keuangan dan Tata Kelola Bhima Yudhistira, Menteri Sosial dan Layanan Dasar Nabiyla Risfa Izzati, dan Menteri Pertanian dan Kedaulatan Pangan snawati Hidayah.

"Kehadiran kami untuk menjadi bagian dari simpul-simpul gerakan rakyat agar saling terhubung," ungkap Media di dalam keterangan pada Senin (17/8/2026).

Selain Kabinet Bayangan, ada pula akademisi yang tergabung di dalam Forum Intelektual Antar Disiplin (FIAD) seperti Bivitri Susanti dan Zainal Arifin Mochtar. Bivitri mengatakan, seluruh kelompok harus bersatu dalam setiap perjuangan warga di situasi negara yang sangat menyulitkan warga.

"Terlibat di dalam upaya warga memaknai kemerdekaan sebagai keberanian untuk membayangkan dan mewujudkan masa depannya sendiri," tutur dia.

1. Upacara digelar sebagai simbol gerakan rakyat yang mengharapkan perubahan

Perwakilan menteri di Kabinet Bayangan mengikuti upacara rakyat dalam rangka HUT ke-81 RI di Pati, Jawa Tengah. (Dokumentasi Kabinet Bayangan)

Lebih lanjut, upacara di Pati itu digelar sebagai simbol penting gerakan rakyat yang mengharapkan perubahan dan perbaikan bagi Indonesia setelah 81 tahun merdeka. "Upacara ini ada untuk mewujudkan Pancasila yang bukan sekedar teks," ungkap Gunretno.

Sedangkan Guru Besar dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar mengatakan, publik perlu mengetahui bagaimana cara rakyat melihat kemerdekaan. "Bukan hanya dari sudut pandang melihat kemerdekaan," katanya.

Ia menambahkan, saat ini masyarakat desa semakin terhimpit oleh kondisi ekonomi yang terus memburuk. Selain itu, program-program yang diluncurkan oleh pemerintah, mayoritas tidak memihak kepentingan rakyat.

"KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) yang dipaksakan merenggut dana desa hingga 70 persen. Anak-anak keracunan karena MBG (Makan Bergizi Gratis), ASN yang dihimpit dalam bekerja dan upah yang tidak penuh dibayar, hingga penanganan bencana alam serta kerusakan lingkungan yang tidak dimitigasi dengan baik," kata Zainal.

Itu semua, katanya disebabkan alokasi anggaran yang kacau dari pengelola negara.

2. Kabinet Merah Putih ikuti upacara secara meriah di Istana

Presiden RI, Prabowo pimpin dalam upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka. (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Sementara, peringatan HUT ke-81 digelar secara meriah di Istana Kepresidenan sejak pagi tadi. Selain acara pengibaran bendera, ada pula atraksi demo udara yang dipamerkan oleh personel TNI dan kepolisian.

Upacara di Istana Kepresidenan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Sedangkan komandan upacara yakni Kolonel (Inf) Priyo Handoyo yang sehari-hari menjabat sebagai Dandim 0733/Kota Semarang.

Untuk mengamankan upacara pada hari ini, pemerintah mengerahkan 13.859 personel gabungan dari TNI dan kepolisian. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, kekuatan gabungan tersebut terdiri atas 7.105 personel Polda Metro Jaya, 2.042 personel Polres jajaran, dan 4.712 personel bawah kendali operasi (BKO).

"Personel BKO terdiri atas 3.573 personel TNI atau 35 SSK, 500 personel Korbrimob Polri atau lima SSK, 300 personel Korsabhara Baharkam Polri atau tiga SSK, 198 personel Satpol PP, 91 personel dari 13 unit pemadam kebakaran, serta 50 personel Dinas Perhubungan," ujar Budi pada Senin (17/8/2026).

3. Prabowo undang Jokowi hadir di HUT ke-81 RI dan duduk sejajar

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming berbincang bersama Presiden ketujuh RI Joko "Jokowi" Widodo saat upacara 17 Agustus 2026 di Istana Kepresidenan, Senin (17/8/2026). (Dok YouTube Sekretariat Presiden)

Pemandangan menarik lainnya dari HUT ke-81 RI lainnya yaitu ketika Prabowo turut mengundang mantan-mantan presiden untuk ikut upacara kemerdekaan. Namun, yang terlihat hadir hanya Presiden ke-7 Joko "Jokowi" Widodo. Presiden ke-4 Megawati Soekarnoputri memilih memimpin upacara di sekolah PDI Perjuangan (PDIP) di Lenteng Agung. Sedangkan Presiden ke-5 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sedang menjalani pengobatan di Amerika Serikat (AS).

Posisi duduk Jokowi dan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka terlihat mengapit Prabowo. Mereka tampak saling berbincang dan melempar senyum saat menyaksikan demo udara alutsista milik TNI dan Polri.

Demo udara itu melibatkan 81 pesawat. Saat menyaksikan demo udara, ketiganya juga mengibarkan bendera merah putih berukuran kecil.

Terlihat, jet tempur Rafale hingga Airbus A400M ikut unjuk gigi di langit Jakarta. Suara deru mesin pesawat menghujam gendang telinga.

Berikut daftar alutsista yang dikerahkan saat demo udara HUT ke-81 RI:

Pesawat Angkut TNI AU

  • Airbus A400M

  • CN-295

Pesawat Tempur TNI AU

  • Rafale

  • F-16

  • Sukhoi 27/30

  • Hawk 100/200

  • T-50i Golden Eagle

Helikopter TNI AU

  • NAS-332 Super Puma

  • EC-725 Caracal

  • EC-120B Colibri

Pesawat Latih TNI AU

  • KT-1B Woong Bee

  • EC-120B Colibri

Pesawat Intai TNI AU

  • Boeing 737-200

Helikopter TNI AD

  • Apache

Helikopter TNI AL

  • Panther

Helikopter Polri

  • AW-169

Basarnas

  • AS 365 Dauphin

  • AW-139

Curated For You

Editorial Team

Related Article