Comscore Tracker

Cerita Haru Tukang Bangunan Lolos Jadi TNI Berkat Dukungan Sahabat

Keterbatasan fisik tak halangi Sandi mendukung Prada Anam

Jakarta, IDN Times - Cerita haru datang dari Prada Anam, seorang lulusan TNI Angkatan Darat yang berasal dari tukang bangunan di lingkungan Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta.

Keberhasilannya menjadi prajurit TNI tak lepas dari dukungan hebat dari salah satu sahabatnya selama menjadi kuli atau tukang bangunan, Sandi Rihata.

“Waktu itu Anam mau ada pelantikan, Sandi tunggu-tunggu sebelum tanggal 7, Sandi kena sakit, pas tanggal 7 Sandi masih sakit, ya gak bisa hadir jadinya,” tutur Sandi dikutip dari YouTube TNI AD, Senin (2/8/2021).

Sandi mengaku sedih lantaran tak bisa melihat sahabatnya, Anam, resmi berseragam loreng. 

Lalu bagaimana kisah persahabatan Prada Anam dan Sandi?

1. Menemani Prada Anam selama latihan fisik dari pinggir lapangan

Cerita Haru Tukang Bangunan Lolos Jadi TNI Berkat Dukungan SahabatSandi Rihata, rekan kerja Haidar Anam, seorang kuli bangunan yang lulus jadi anggota TNI AD. (youtube.com/TNI AD)

Sandi yang memiliki kelainan fisik, rupanya memiliki kontribusi yang besar dalam membuka nasib Prada Anam menjadi tentara. Sebelum mengikuti pendidikan sebagai Tamtama TNI AD, Sandi selalu menemani Anam untuk latihan fisik di lingkungan Mabesad. 

Keduanya sering mencuri waktu di pagi hari pukul 04.00 sampai 05.00 WIB untuk sekadar lari dan fitnes sebelum prajurit lainnya memulai aktivitas pukul 07.00 sampai 09.00 WIB. 

Di pinggir lapangan, Sandi meneriaki Anam sambil bertepuk tangan untuk memberikan semangat.

Baca Juga: Cerita Haru Juru Parkir Lulus Jadi Polisi, Orang Tua Hampir Pingsan

2. Kedekatan Sandi dan KSAD Jenderal TNI Andika membuka jalan Prada Anam

Cerita Haru Tukang Bangunan Lolos Jadi TNI Berkat Dukungan SahabatHaidir Anam, Seorang kuli bangunan yang lulus jadi anggota TNI AD bersama rekan kerjanya Sandi Rihata. (youtube.com/TNI AD)

Sandi yang memiliki kedekatan dengan KSAD Jenderal TNI Andika, mencoba menyampaikan keinginan dan kerja keras Anam. Hingga pada suatu saat, Andika menghampiri Anam yang sedang mengecat saluran air di lingkungan Mabesad.

Ia menanyakan tentang persiapan pendaftaran untuk menjadi prajurit TNI Angkatan Darat kepada Anam.

Namun saat itu Anam belum mengetahui jadwal proses pendaftaran. Andika pun langsung meminta Anam untuk cek pendaftaran online dan segera menyiapkan berkas.

“Ya sudah. Semua syarat-syarat sudah siap kan? Langsung daftarin. Terus setelah daftar lapor saya. Lapor ke saya pendaftaran online-nya, terus kapan mulai kumpulin berkas-berkas, laporin saya. Harus siap ya," ujar Jenderal TNI Andika.

3. Seorang tukang bangunan lolos sebagai prajurit TNI

Cerita Haru Tukang Bangunan Lolos Jadi TNI Berkat Dukungan SahabatHaidir Anam, Seorang kuli bangunan yang lulus jadi anggota TNI AD bersama rekan kerjanya saat menjadi kuli bangunan. (youtube.com/TNI AD)

Berkat keseriusannya, Anam akhirnya dinyatakan lolos pendaftaran secara online sebagai prajurit TNI AD. Usahanya berlatih sebelum matahari terbit membuahkan hasil. 

Dia pun mengikuti pendidikan di Pusdikzi Kodikla. Saat ini, Haidar Anam sudah resmi menjadi prajurit TNI Angkatan Darat Korps Zeni TNI Angkatan Darat.

Berita kelulusan itu pun sampai ke kuping sang sahabat, Sandi. Ia mengungkapkan rasa bangga sekaligus tak percaya sahabatnya bisa menggapai mimpi.

“Sandi bangga banget, Anam bisa jadi tentara. Pesan Sandi, tetap selalu rendah hati walaupun udah jadi tentara dan harus tegas. Dan jangan lupa sama orang tua,” ujarnya.

4. Prada Anam bertemu Sandi dan KSAD Jenderal Andika

Cerita Haru Tukang Bangunan Lolos Jadi TNI Berkat Dukungan SahabatHaidir Anam, Seorang kuli bangunan yang lulus jadi anggota TNI AD bersama rekan kerjanya Sandi Rihata. (youtube.com/TNI AD)

Setelah resmi memakai seragam tentara, Prada Anam tak melupakan sahabatnya yang selama ini berperan besar memberi semangat kepadanya. 

Pada suatu hari, Anam kembali ke Mabesad untuk mengurus beberapa pekerjaan. Di depan gerbang, ia tak menyangka bisa bertemu Sandi yang sedang mengaduk semen. 

Ia pun lari ke arah Sandi dan memeluknya, sontak pertemuan itu pun membuat Sandi bangga, terlihat dari raut wajahnya. Anam pun menyempatkan diri membantu Sandi mengaduk semen.

Setelah itu, Sandi mengajak Anam untuk menengok teman-teman tukang bangunan lainnya yang sedang bekerja. Dalam kesempatan itu, Anam menyapa teman-temannya dan mengabadikan momen tersebut dengan berfoto.

Keduanya melanjutkan nostalgianya mengelilingi Mabesad yang penuh dengan kenangan. Di tengah perjalanan, ia bertemu KSAD Andika. Di situlah, KSAD menitipkan amanat kepada Anam. 

"Ini (menunjuk Sandi) sayang sama Anam. Dia bantuin terus waktu seleksi. Ini juga tukang bangunan, sahabatnya Sandi. Sekarang jadi tentara. Jangan pernah lupa. Jangan melanggar. Nggak usah ikut teman-teman. Anam tahu penderitaan bersama Sandi dulu, jangan mau dipecah. Pokoknya diajak melanggar, jangan mau. Nanti dia ini sering diingeti sama Sandi yaa. Anam jangan ikut-ikut yang nggak bener," kata Jenderal TNI Andika Perkasa kepada Prada Haidar Anam.

Baca Juga: Haru! Kakek Tua Ketuk Pagar Rumah Taqy Malik Malam Hari, Minta Nasi

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya