Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kala Anak Kos di Menteng Sulit Pulang Imbas Bentrok di Jalan Tambak
Bentrokan di Jalan Tambak, Jakarta Pusat, kembali terjadi tengah malam, Minggu (26/7/2026). (IDN Times/Ilman Nafian)

Jakarta, IDN Times - Bentrokan antarkelompok yang terjadi di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat memanas hingga Minggu (26/7/2026), tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga menyulitkan para pekerja dan penghuni rumah kos yang hendak pulang.

Terlihat, mereka tak bisa masuk ke Jalan Tambak. Para pekerja yang baru pulang itu harus memutar balik.

"Lewat sana," ujar polisi mengarahkan. Meski demikian, akses jalan menuju Jalan Tambak juga sudah ditutup.

"Pak, saya kosnya di dalam," kata salah seorang warga.

"Gak bisa masuk," jawab polisi.

"Aduh, lewat mana, ya," kata anak kos tersebut.

Selain itu, ada juga warga sekitar Jalan Tambak kesulitan masuk.

"Pak, Bapak saya mau masuk, baru mau pulang," kata seorang warga.

Tampak dari para pekerja kebingungan. Mereka pun terpaksa putar balik.

Hingga pukul 01.48 WIB, suasana di Jalan Tambak masih dijaga sejumlah anggota Brimob dan TNI. Mereka terus melakukan penjagaan.

Bentrok antarkelompok berawal dari dua orang yang berboncengan menggeber motor saat melewati pedagang nasi uduk. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (26/7/2026).

Warga sekitar kemudian menegur, tetapi keduanya diduga tak terima.

“Dua orang itu mengajak teman-teman lainnya sejumlah lima orang kembali ke lokasi yang melakukan keributan bahkan merusak di beberapa UMKM yang ada, bahkan ada warga yang terpukul,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat (Jakpus), Kombes Pol Reynold EP Hutagalung.

Dalam peristiwa itu, polisi menangkap tiga orang usai bentrok terjadi Minggu (26/7/2026) pagi. Reynold, mengatakan, ketiga pelaku itu berinisial S, T, dan U.

“Kami secara penegakan hukum telah mengamankan tiga orang warga yang terlibat di dalam melakukan penganiayaan,” kata Reynold di Jalan Tambak.

Bentrokan sekelompok orang dengan warga Matraman pun pecah sekitar pukul 10.00 WIB. Bentrokan kemudian meluas hingga ke Jalan Tambak.

Warga dan sekelompok orang itu terlibat lempar-lemparan batu hingga akhirnya terjadi penganiayaan menewaskan satu dari dua korban.

Curated For You

Editorial Team

Related Article