Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kapolri Akui Polri Masih Belum Sempurna: Setiap Kritik Jadi Cermin Berbenah
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri peringatan HUT ke-80 Bhayangkara di Cikeas, Bogor, Rabu (1/7/2026). (Youtube/IDNTimes)
  • Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengakui Polri belum sempurna dan menegaskan kritik masyarakat akan dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
  • Sigit menyampaikan apresiasi kepada Presiden, Wakil Presiden, DPR, pemerintah, dan masyarakat atas dukungan terhadap penyempurnaan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 sebagai pijakan peningkatan pelayanan Polri.
  • Transformasi Polri disebut bagian dari upaya kolektif menuju Indonesia Emas 2045, dengan semangat berbenah dan kolaborasi seluruh elemen bangsa demi mewujudkan visi Indonesia Maju.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui Polri belum menjadi institusi yang sepenuhnya sempurna. Oleh karena itu, ia menegaskan setiap kritik dari masyarakat akan dijadikan bahan evaluasi.

Sementara setiap masukan diterima sebagai dorongan untuk terus melakukan perubahan demi meningkatkan kualitas pelayanan. Menurutnya, transformasi Polri menjadi bagian dari upaya kolektif seluruh elemen bangsa untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sigit juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming, DPR RI, pemerintah, para pemangku kepentingan, serta masyarakat yang telah mendukung penyempurnaan Undang-Undang Polri. Ia menilai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 menjadi pijakan penting bagi Polri untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 menjadi landasan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta mengawal berbagai kepentingan nasional dalam upaya mewujudkan visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045 yang kita cita-citakan bersama. Demi mewujudkan asa tersebut dibutuhkan tekad dari seluruh komponen bangsa untuk saling bahu-membahu dan kami menyadari bahwa semangat transformasi Polri merupakan bagian yang tak terpisahkan dari perjuangan kolektif tersebut," ujar Sigit dalam pidato sambutan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

Meski demikian, Sigit menegaskan institusi yang dipimpinnya tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan yang masih ada. Ia memastikan kritik dan harapan masyarakat akan terus menjadi pegangan dalam memperbaiki kinerja Polri.

"Sebagaimana peribahasa tidak ada gading yang tak retak, begitupun perjalanan pengabdian Polri yang belum sepenuhnya sempurna. Oleh karena itu setiap kritik kami pandang sebagai cermin untuk berbenah, setiap masukan kami terima sebagai dorongan untuk berubah, dan setiap harapan masyarakat kami maknai sebagai amanah demi meneguhkan darma bakti kami, demi menghadirkan sosok Polri untuk masyarakat," jelas dia.

Editorial Team

Related Article