Jakarta, IDN Times - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menerjang Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), masih menyisakan kepulan asap tebal. Kendati api di permukaan tanah mulai padam, bara api di dalam lapisan tanah gambut diakui masih terus menyala.
Menteri Kehutanan Raja Antoni menjelaskan, area yang terbakar berada di luar kawasan hutan yang berbatasan langsung dengan hutan lindung. Luas lahan yang terdampak dalam insiden karhutla ini diperkirakan mencapai 36 hektare.
Menurutnya, karakter lahan gambut membuat proses pemadaman harus dilakukan secara menyeluruh.
“Karena ini daerah gambut, memang tidak ada api di atas tapi dari bawah masih ada asap. Oleh karena itu pekerjaan ini harus dilakukan secara detail agar tidak ada muncul api lagi,” ujar Raja Antoni saat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Banjar, Kalsel, Minggu (23/8/2026).
