Kasus Influenza Tembus 1,13 Juta, Jatim Tertinggi

Hingga minggu ke-36 2026, Indonesia mencatat 1.132.498 kasus Influenza Like Illness (ILI) berdasarkan SKDR Kemenkes.
Jawa Timur mencatat kasus tertinggi dengan 282.762, diikuti Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sumatera Utara; empat provinsi ini menyumbang lebih dari separuh total kasus.
Kemenkes menyatakan aktivitas influenza di rumah sakit dan puskesmas masih rendah serta terkendali, sambil terus memantau ILI dan SARI untuk melihat pola perkembangan.
Jakarta, IDN Times - Kasus penyakit serupa influenza atau Influenza Like Illness (ILI) di Indonesia mencapai 1.132.498 kasus berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) hingga minggu ke-36 (M36) 2026.
Berdasarkan data SKDR Kemenkes per Sabtu (19/9/2026) pukul 10.00 WIB menunjukkan kasus ILI tersebar di berbagai provinsi. Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah kasus tertinggi, yakni 282.762 kasus.
Jawa Tengah menempati posisi berikutnya dengan 177.400 kasus, disusul Jawa Barat sebanyak 168.827 kasus dan Sumatera Utara sebanyak 136.202 kasus.
Dengan demikian, empat provinsi tersebut menyumbang lebih dari separuh total kasus ILI yang tercatat hingga M36 2026.
1. Jakarta capai 12.442 kasus ILI

ilustrasi influenza virus (flicker.com/NIAID) Sementara itu, DKI Jakarta mencatat 12.442 kasus ILI hingga Minggu ke enam 2026. Angka tersebut menempatkan Jakarta di urutan ke-15 dalam data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons.
Beberapa provinsi lainnya mencatat kasus ILI cukup tinggi, antara lain Lampung sebanyak 46.448 kasus, Banten 45.116 kasus, Aceh 34.464 kasus, Sumatera Selatan 29.607 kasus, Riau 23.238 kasus, dan Nusa Tenggara Barat 20.789 kasus.
2. Kasus Influenza terendah di Bangka Belitung

ilustrasi virus influenza (pexels.com/CDC) Di kawasan timur Indonesia, Papua Selatan mencatat 18.871 kasus, Nusa Tenggara Timur 18.060 kasus, Papua 14.591 kasus, serta Papua Pegunungan 5.077 kasus.
Adapun provinsi dengan jumlah kasus ILI terendah, yakni Bengkulu sebanyak 562 kasus, Maluku 739 kasus, dan Bangka Belitung 847 kasus.
3. Kasus Influenza masih terkendali

ilustrasi vaksin influenza (europeanpharmaceuticalreview.com) Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman memastikan tingkat aktivitas kasus Influenza di rumah sakit dan di puskesmas masih rendah.
"Aktivitas influenza secara keseluruhan masih berada dalam kategori rendah, artinya situasi influenza masih terkendali dan aman," ujatnya.
Meski demikian, Kemenkes terus memantau perkembangan influenza melalui surveilans ILI dan Severe Acute Respiratory Infections (SARI). Menurut Aji peningkatan deteksi influenza tetap perlu dipantau untuk melihat pola perkembangannya.
"Peningkatan ini perlu terus dipantau untuk melihat apakah merupakan bagian dari pola musiman influenza atau menunjukkan perubahan pola aktivitas," kata Aji.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















