Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur Utama PT Pintu Kemana Saja, Andrew Pascalis Adjiputro. PT Pintu Kemana Saja merupakan perusahaan yang menaungi aplikasi jual beli mata uang kripto, Pintu.
Ia dipanggil KPK hari ini. Andrew dijadwalkan diperiksa dalam kasus dugaan korupsi ASDP Indonesia Ferry.
"KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan TPK terkait proses kerja sama usaha (KSU) dan akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Tahun 2019-2022," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Kasus Korupsi ASDP, KPK Panggil Bos Aplikasi Kripto PINTU

Ilustrasi Aplikasi PINTU (Dok.PINTU)
1. Andrew akan diperiksa di Gedung Merah Putih KPK
Gedung KPK (IDN Times/Aryodamar)
Andrew dijadwalkan diperiksa KPK sebagai saksi. Pemeriksan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK.
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," ujarnya.
2. KPK tetapkan empat tersangka dalam kasus ini
Tersangka kasus dugaan korupsi di PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) mantan Direktur Utama PT ASDP tahun 2017-2024 Ira Puspadewi (kanan) dan Direktur Komersial dan Pelayaran PT ASDP tahun 2019-2024 Muhammad Yusuf Hadi (kiri) berjalan keluar menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (11/4/2025). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)
KPK dalam kasus ini telah menetapkan empat tersangka yakni Ira Puspadewi (mantan Dirut ASDP), Muhammad Yusuf Hadi (Eks Direktur Komersial dan Pelayanan ASDP), Harry MAC (Eks Direktur Perencanaan dan Pengembangan ASDP), dan Adjie (pemilik Jembatan Nusantara).
Semuanya sudah ditahan. Namun, penahanan Adjie sedang dibantarkan karena sakit.
3. Kerugian negara mencapai Rp893 miliar
Ilustrasi korupsi (IDN Times/Aditya Pratama)
KPK menjelaskan, akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh ASDP senilai Rp1,2 triliun. Sedangkan kerugian negaranya mencapai Rp893 miliar.
Editorial Team
EditorDwi Agustiar
Related Article
Satu Kompi Brimob dan TNI Masih Berjaga di Jalan Tambak 27 Jul 2026, 03:17 WIB
Kala Anak Kos di Menteng Sulit Pulang Imbas Bentrok di Jalan Tambak27 Jul 2026, 01:59 WIB
5 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan27 Jul 2026, 01:01 WIB
Jalan Tambak Menteng Memanas, Massa Bawa Panah!27 Jul 2026, 00:22 WIB
Brimob dan TNI Tambah Anggota, Cegah Bentrok Massa di Menteng27 Jul 2026, 00:08 WIB
Kebakaran Hutan dan Lahan Nyaris Ludeskan Pemukiman Warga di Kubu Raya27 Jul 2026, 00:05 WIB
PSIM Kebut Penambahan Tempat Duduk dan Lampu di Stadion Sultan Agung 26 Jul 2026, 23:55 WIB
3 Alasan Seseorang Aktifkan Mode Mute untuk Grup WhatsApp Tertentu26 Jul 2026, 23:54 WIB
Tengah Malam, Bentrok Jalan Tambak Menteng Kembali Memanas26 Jul 2026, 23:50 WIB
4 Tanda Kamu Lebih Cocok Menjadi Pekerja Kantoran, Kenali Dirimu!26 Jul 2026, 23:50 WIB
5 Fakta Tentang Stres Kehamilan dan Dampaknya pada Bayi, Ketahui!26 Jul 2026, 23:48 WIB
4 Tips Menghindari Ambisi Kerja yang Berlebihan26 Jul 2026, 23:43 WIB
Munafri Minta OPD Fokus Program Prioritas yang Berdampak bagi Warga26 Jul 2026, 23:38 WIB
Australian Reading Corner Kini Hadir di Masjid Al-Markaz Makassar26 Jul 2026, 23:37 WIB
Zelenskyy Ungkap Rusia Ingin Tambah 30 Ribu Tentara dari Korut26 Jul 2026, 23:30 WIB
UNESCO: Situs Bersejarah di Lebanon dan Tepi Barat dalam Bahaya26 Jul 2026, 23:10 WIB
Keluarga Korban Tewas Bentrok di Jalan Tambak Datangi Polsek Menteng26 Jul 2026, 22:56 WIB
Puluhan Warga Datangi Polsek Menteng Imbas Bentrok di Jalan Tambak26 Jul 2026, 22:47 WIB
Kemenhut Patroli Eks Izin Hutan di Sumut, Ada Dugaan Perambahan26 Jul 2026, 22:30 WIB
7 Alasan Kenapa Anak Perlu Sosok Ayah yang Aktif dan Hadir26 Jul 2026, 22:15 WIB