Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kasus Super Flu Meroket, Ini Imbauan Khusus dari Kemenkes

2 min read
Kasus Super Flu Meroket, Ini Imbauan Khusus dari Kemenkes
Ilustrasi IGD. (IDN Times/Besse Fadhilah)
  • Kemenkes melaporkan peningkatan aktivitas influenza di Indonesia, dengan Flu A H1N1pdm09 sebagai subtipe dominan, namun risikonya hingga minggu ke-36 2026 masih rendah dan terkendali.

  • Kemenkes terus menjalankan surveilans untuk memantau perkembangan kasus, karakteristik virus, dan tingkat keparahan; masyarakat diminta tetap tenang serta mengikuti informasi resmi pemerintah.

  • Masyarakat diimbau menjaga kebersihan, istirahat cukup, makan bergizi, memakai masker saat bergejala, mengurangi kontak dekat, dan memeriksakan diri bila kondisi memburuk.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kementerian Kesehatan melaporkan saat ini terdapat peningkatan kasus super flu atau aktivitas influenza di Indonesia. Namun, berdasarkan pemantauan Kemenkes hingga minggu ke-36 tahun 2026, tingkat aktivitas influenza masih berada dalam kategori rendah dan situasi masih terkendali.

"Peningkatan ini masih sesuai dengan pola musiman influenza. Jenis subtype yang dominan ditemukan adalah Flu A (H1N1pdm09)," ucap Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati dalam keterangan, Minggu (27/9/2027).

  1. 1. Kasus naik tapi risiko rendah

    IMG-20260911-WA0061.jpg
    Para siswa yang dirujuk ke Puskesmas Pringgarata Lombok Tengah. (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Widya mengatakan saat ini baik di global maupun Indonesia memang sedang mengalami tren peningkatan kasus Influenza.

    "Di Indonesia data menunjukkan bahwa memang terjadi peningkatan kasus tetapi berdasarkan analisa sampai minggu ke-36 tahun 2026 masih menunjukkan risiko rendah," imbuhnya.

  2. 2. Kemenkes akan lakukan pemantauan

    Gedung Kemenkes RI
    Gedung Kemenkes RI (IDN Times/Sunariyah)

    Dia menekankan Kemenkes terus melakukan surveilans untuk memantau perkembangan kasus dan karakteristik virus, termasuk tingkat keparahannya. Meski demikian dia mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik.

    "Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak panik, serta mengikuti informasi perkembangan penyakit, khususnya influenza, dari sumber resmi pemerintah," katanya

  3. 3. Imbauan khususnya Kemenkes

    Para siswa praktek cuci tangan pakai sabun (Dok. USAID IUWASH Tangguh)
    Para siswa praktek cuci tangan pakai sabun (Dok. USAID IUWASH Tangguh)

    Widya mengimbau agar masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menerapkan etika batuk dan bersin, menjaga kebersihan lingkungan, istirahat cukup, dan mengonsumsi makanan bergizi.

    Bagi yang mengalami gejala influenza, gunakan masker selama beraktivitas di luar rumah, dan kurangi kontak dekat dengan orang lain untuk mencegah penularan.

    "Meski pada umumnya influenza bersifat ringan dan akan sembuh dengan sendirinya, tetapi bila gejala memburuk, segera ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat," katanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More