Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
KDM Beri Dua Opsi Penanganan Kerusakan Jalan Badami-Loji Karawang
KDM Saat Menyampaikan Informasi Secara Langsung kepada Masyarakat (Jabarprov.go.id, 2025)
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menawarkan dua opsi kepada PT Jui Shin untuk menangani kerusakan Jalan Badami-Loji, Karawang, yang memicu demonstrasi warga.
  • Opsi pertama adalah membangun jalur khusus truk semen; opsi kedua membangun jalan berlevel nasional bersama Pemprov Jabar, termasuk jembatan khusus kendaraan industri.
  • Dedi menilai perbaikan jalan berulang sia-sia dan membebani APBD akibat truk semen, sehingga akan meminta perusahaan lain tidak memakai jalan umum tanpa infrastruktur memadai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menawarkan dua opsi penanganan kerusakan Jalan Badami-Loji di Karawang yang dilalui truk pengangkut semen PT Jui Shin.
  • Who?
    Dedi Mulyadi, PT Jui Shin, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, warga pengguna Jalan Badami-Loji, serta perusahaan semen lain yang melintasi jalan provinsi terlibat dalam persoalan ini.
  • Where?
    Kerusakan terjadi di Jalan Badami-Loji, Karawang. Pembahasan opsi penanganan dilakukan Dedi Mulyadi bersama PT Jui Shin di Kabupaten Bekasi.
  • When?
    Warga menggelar demonstrasi pada Selasa, 15 September 2026. Dedi Mulyadi menyampaikan dua opsi tersebut saat berdiskusi pada Rabu, 16 September 2026.
  • Why?
    Jalan yang telah diperbaiki Pemprov Jawa Barat kembali rusak karena dilintasi truk operasional PT Jui Shin pengangkut semen, sehingga berpotensi menyedot anggaran daerah.
  • How?
    PT Jui Shin ditawari membangun jalan khusus bagi truknya atau bersama Pemprov Jawa Barat membangun jalan level nasional, dengan Pemprov juga membangun jembatan khusus kendaraan industri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan dua opsi solusi kepada PT Jui Shin dalam menghadapi masalah kerusakan Jalan Badami-Loji, Karawang, karena dilewati truk operasional perusahaan. Kerusakan jalan telah memicu protes masyarakat hingga mereka menggelar demonstrasi pada Selasa (15/9/2026).

1. Dua opsi perbaikan

ilustrasi perbaikan jalan (pexels.com/Rodolfo Gaion)

Dua opsi yang ditawarkan yaitu pertama, PT Jui Shin membangun jalan sendiri khusus untuk truk operasional pengangkut semen perusahaan. Selama ini, truk perusahaan melintasi Jalan Badami-Loji Karawang saat membawa semen menuju lokasi perusahaan di Kabupaten Bekasi. Jalan itu juga dilewati masyarakat umum.

Opsi kedua, PT Jui Shin bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat membangun jalan level nasional. Pemprov Jabar juga akan membangun jembatan khusus untuk kendaraan industri.

2. Sudah sempat diperbaiki, tapi rusak kembali

Ilustrasi perbaikan jalan rusak. (dok. DPU)

Menurut KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, Jalan Badami-Loji, Karawang, sudah pernah diperbaiki oleh Pemprov Jabar. Namun, perbaikan jalan tidak berarti karena selalu dilintasi truk pengangkut semen. 

"Uang akan dialirkan ratusan miliar setiap tahun hanya untuk mengurusi jalan yang dilewati PT Jui Shin," ujar KDM saat berdiskusi dengan pihak PT Jui Shin di Kabupaten Bekasi, Rabu (16/9/2026).

3. KDM ingatkan perusahaan semen hindari jalan umum

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Ke depan, KDM juga akan meminta perusahaan semen lain di Jabar untuk membangun jalan sendiri. Truk semen jangan menggunakan jalan umum yang dilewati masyarakat.

"Saya akan surati seluruh perusahaan semen yang melewati jalan provinsi. Jangan bangun industri tidak disiapkan infrastrukturnya," kata KDM.

Menurut KDM, berulang kali Pemprov Jabar memperbaiki jalan yang dilewati truk pengangkut semen. Namun, jalan kembali rusak sehingga menyedot APBD. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article