Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mendagri Minta Pemda Segera Gunakan Bantuan Anggaran Penanganan Karhutla

2 min read
Mendagri Minta Pemda Segera Gunakan Bantuan Anggaran Penanganan Karhutla
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian saat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang digelar secara hybrid dari Ruang Singhasari, Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Selasa (4/8/2026)(dok. Kemendagri)
  • Mendagri Tito Karnavian meminta pemda mempercepat penggunaan anggaran untuk penanganan karhutla dan pencegahan titik kebakaran baru.
  • Pemerintah menyalurkan Rp760 miliar kepada 7 provinsi dan 35 kabupaten/kota terdampak di Sumatera dan Kalimantan.
  • Delapan daerah diminta menyesuaikan Perda dengan Inpres, sementara pendampingan pascagempa di NTT terus dilakukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang perlu didahulukan dalam penanganan karhutla?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah (pemda) mempercepat penggunaan anggaran penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus memperkuat langkah pencegahan agar tidak muncul titik kebakaran baru.

Hal itu disampaikan Tito dalam Rapat Koordinasi Perkembangan Penanganan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan secara daring dari Jakarta, Rabu (16/9/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

  1. 1. Pemerintah telah menyalurkan dukungan anggaran sebesar Rp760 miliar

    IMG-20260805-WA0052.jpg
    Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian saat Konferensi Pers Pemerintah terkait Update Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC)/Program Prioritas serta Percepatan Fase Pemulihan Permanen Pascabencana Sumatra di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Rabu (5/8/2026)(Dok. Kemendagri)

    Tito menjelaskan, pemerintah telah menyalurkan dukungan anggaran sebesar Rp760 miliar kepada 7 provinsi dan 35 kabupaten/kota terdampak bencana karhutla di wilayah Sumatra dan Kalimantan. Bantuan tersebut diberikan kepada masing-masing daerah sesuai dengan tingkat keparahan dampaknya.

    “Kami sudah menerbitkan surat edaran Bapak untuk kecepatan penggunaan karena sekarang ini yang penting adalah kecepatan. Jadi supaya tidak tertahan uangnya sambil kami turunkan juga tim dari Itjen dan dari Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah untuk mendampingi,” ujarnya.

    Ia menekankan, anggaran tersebut perlu segera dimanfaatkan untuk mendukung pengadaan kebutuhan penanganan karhutla serta mobilisasi masyarakat dan relawan. Langkah ini juga perlu dibarengi pendampingan agar penggunaan anggaran berjalan cepat dan tepat.

  2. 2. Mendagri minta delapan daerah ubah Perda agar sesuai dengan Inpres

    IMG-20260805-WA0053.jpg
    Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian saat Konferensi Pers Pemerintah terkait Update Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC)/Program Prioritas serta Percepatan Fase Pemulihan Permanen Pascabencana Sumatra di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Rabu (5/8/2026)(Dok. Kemendagri)

    Selain penanganan kebakaran yang sudah terjadi, Tito menegaskan pentingnya mencegah munculnya kebakaran baru. Ia merujuk pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2026 yang mengatur larangan pembakaran dalam kondisi siaga darurat, tanggap darurat, dan transisi darurat.

    “Jadi di masa saat-saat ini tidak boleh ada pembakaran dan kami melihat dari Perda-Perda yang ada, ada delapan daerah yang kami minta untuk merubah Perdanya (agar sesuai dengan Inpres),” tegasnya.

    Menurutnya, penyesuaian regulasi daerah diperlukan agar tidak terdapat celah pembakaran, termasuk yang dilakukan dengan alasan kearifan lokal selama masa kedaruratan. Delapan daerah tersebut diminta menyesuaikan ketentuan dalam peraturan daerahnya dengan kebijakan penanganan karhutla.

    “Nanti kalau sudah terkendali baru mungkin bisa dievaluasi lagi,” jelas dia.

  3. 3. Pemerintah terus melakukan pendampingan pascagempa NTT

    IMG-20260817-WA0042.jpg
    Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian memimpin Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Lapangan Natas Lehong, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026)(dok. Kemendagri)

    Lebih lanjut, Tito menambahkan, pemerintah juga terus melakukan pendampingan terhadap daerah dalam penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Dukungan tersebut mencakup bantuan anggaran, pemenuhan kebutuhan masyarakat, hingga percepatan pelayanan administrasi bagi masyarakat terdampak.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More