Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kelakar KSAD Maruli Saat Ditanya Isu Jadi Calon Panglima TNI

2 min read
Kelakar KSAD Maruli Saat Ditanya Isu Jadi Calon Panglima TNI
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak berkaca mata hitam (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menanggapi isu dirinya masuk bursa Panglima TNI dengan kelakar bahwa seluruh kepala staf angkatan merupakan calon.
  • Maruli menyebut isu pergantian Panglima TNI dan munculnya nama calon merupakan hal biasa, karena jabatan tersebut hanya dapat diisi mantan kepala staf angkatan.
  • Letjen TNI Iwan Setiawan ditunjuk sebagai Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar, dalam rotasi yang disebut Maruli sebagai pergantian organisasi rutin.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Muncul isu Presiden Prabowo Subianto akan mengganti Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, diisukan masuk dalam bursa calon Panglima TNI.

Saat ditanya mengenai isu tersebut, Maruli tertawa. Dia berkelakar semua Kepala Staf, baik Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Udara, atau Kepala Staf Angkatan Laut merupakan calon Panglima TNI berikutnya.

Sebab, dalam aturannya, Panglima TNI hanya bisa dijabat oleh mereka yang sebelumnya Kepala Stat Angkatan.

"Ya, gak apa-apa kalau calon semua juga calon. Seluruh kepala staf calon," ujar Maruli di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Maruli mengatakan, merupakan hal biasa apabila nama tertentu menjadi isu menjabat Panglima TNI, termasuk dirinya.

"Ya, biasa," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Maruli juga membenarkan ada pergantian jabatan panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Dengan mengenakan kaca mata hitam, Maruli mengatakan Pangkostrad baru kini dijabat Letjen TNI Iwan Setiawan.

"Iya, sudah. (Pangkostrad sekarang) Pak Iwan," ucap dia.

Letjen Iwan menjadi Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar. Letjen Iwan sebelumnya menjabat Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) TNI AD.

Menurutnya, pergantian Pangkostrad itu baru dilakukan dalam pekan ini. "Kemarin baru ada surat, bareng dengan Pangdam baru," ujar dia.

Maruli menjelaskan, pergantian jabatan di TNI merupakan hal biasa. Letjen Fadjar juga disebut sudah berdinas sebagai Pangkostrad selama dua tahun.

"Biasa kan organisasi, sudah bertugas dua tahun, kita biasa pergantian," imbuhnya.

    Share Article
    Editorial Team

    Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

    Related Articles

    See More