Jakarta, IDN Times - Keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang mulai berdatangan ke posko pencarian di Desa Tanjungpakis, Pantai Tanjungpakis, Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10).
"Keluarga sudah banyak yang menanyakan nasib keluarganya," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang Asep Wahyu Suherman, di Karawang, seperti dikutip dari Antara.
Asep mengatakan, di Desa Tanjungpakis sudah dibuka posko pencarian sehingga banyak keluarga korban yang datang ke lokasi.
Cita Purnamasari (36), seorang warga Jakarta, mengaku sepupunya, Komardi Aryan, masuk ke dalam manifes 085 di pesawat Lion Air tujuan Pangkalpinang tersebut. Sepupunya itu merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) di Pangkalpinang yang pulang ke Jakarta.
Hingga saat ini tim penyelamat masih terus mencari 189 penumpang plus awak pesawat yang hingga pukul 15.10 WIB masih dinyatakan hilang. Tim telah menemukan barang-barang yang diduga milik korban jatuhnya Lion Air JT 610.
Barang-barang tersebut ditemukan mengapung tak jauh dari lokasi jatuhnya pesawat.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Keluarga Korban Pesawat Lion Air Mulai Datangi Posko di Karawang

(Evakuasi jenazah awak pesawat Lion Air JT 610 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta) ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Curated For You
- Kapten Pesawat Lion Air yang Jatuh Disebut Ingin Kembali ke India29 Oct 2018, 15:40 WIB
Editorial Team
EditorDwifantya Aquina
Related Article
Waktu Kerja Selalu Habis? Teknik Time Blocking Bisa Jadi Solusinya06 Sep 2026, 01:00 WIB
PVMBG Duga Dentuman di Bandung Berkaitan dengan Erupsi Anak Krakatau06 Sep 2026, 00:36 WIB
Kebakaran Ponpes Al Falakiyah Bogor, 56 Santri Terdampak06 Sep 2026, 00:12 WIB
Demokrat Dukung Prabowo Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Negara06 Sep 2026, 00:05 WIB
Sekjen PKS Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Puji Ketegaran Warga06 Sep 2026, 00:00 WIB
Trump Bantah Krisis Amunisi AS dan Tuding Kritikus Berkhianat05 Sep 2026, 23:54 WIB
Masih Ada Karhutla, Kemenhut Perkuat Operasi Darat dan Udara05 Sep 2026, 23:53 WIB
Banyak Negara Ingin Gabung Uni Eropa tapi Islandia Menolak, Kenapa?05 Sep 2026, 23:42 WIB
DPR AS Sahkan RUU Pangkas Dana bagi Kampus yang Boikot Israel05 Sep 2026, 23:30 WIB
PBB Peringatkan El Nino Sangat Kuat Bertahan hingga Februari 202705 Sep 2026, 23:20 WIB
Diawasi PBB, Suriah Hancurkan Senjata Kimia Era Assad05 Sep 2026, 23:09 WIB
Demokrat Dukung Sekolah Rakyat, Pendidikan Tak Boleh Terganjal Ekonomi05 Sep 2026, 23:07 WIB
Gubernur Kalteng Distribusikan Air Bersih, Kurangi Dampak Kabut Asap05 Sep 2026, 23:03 WIB
UNICEF: 1 dari 5 Anak di 21 Negara Alami Kekerasan Seksual Digital05 Sep 2026, 23:02 WIB
Erupsi GAK, Tiga Jadwal Penerbangan Bandara Radin Inten Batal05 Sep 2026, 23:01 WIB
Moto3 Junior Valencia, Ramadhipa Lanjutkan Perburuan Gelar Juara05 Sep 2026, 23:00 WIB
Gaji Belum Dibayar, Dosen di Kampus Iran Ancam Stop Mengajar05 Sep 2026, 22:57 WIB
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Cegah TPPO05 Sep 2026, 22:48 WIB
Militer Yaman Bentrok dengan Houthi di Hodeidah, Konflik Memanas05 Sep 2026, 22:45 WIB
CEK FAKTA: PDIP Menolak Anggaran MBG05 Sep 2026, 22:38 WIB