Jakarta, IDN Times - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN menegaskan kekerasan terhadap perempuan dan gangguan kesehatan mental menjadi ancaman serius bagi kualitas sumber daya manusia (SDM) dan keberhasilan bonus demografi Indonesia. Isu tersebut dinilai tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga masa depan pembangunan keluarga dan negara.
"Kalau SDM-nya itu penuh dengan ketidakstabilan, kekerasan, tidak memiliki ketahanan, daya juang, dan seterusnya yang positif, tentu itu akan membawa pada efek yang buruk bagi proses kapitalisasi bonus demografi itu sendiri," kata Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama Kemendukbangga/BKKBN, Prof. Budi Setiyono, dalam media briefing, Kamis (30/7/2026).
