Jakarta, IDN Times - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) meluncurkan Strategi dan Rencana Aksi Konservasi (SRAK) Gajah sumatra. SRAK Gajah sumatra menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan populasi dan habitat satwa karismatik tersebut.
Menhut Raja Antoni mengatakan SRAK harus menjadi pedoman yang benar-benar dijalankan untuk perlindungan Gajah Sumatera, bukan hanya berhenti sebagai dokumen. Menurutnya, konservasi gajah tidak hanya membutuhkan pendekatan rasional, tetapi juga kepedulian terhadap makhluk hidup.
“Kita bareng-bareng kawal nih, supaya dia tidak menjadi dokumen yang hanya bersifat teoritis, tapi ini executable ya. Bisa dieksekusi di bawah, konsisten, istiqomah ya, untuk menjalankan strategi ini. Terus kita bekerjasama demi memperbaiki populasi ini, populasi dan habitat Gajah di Sumatra dan Kalimantan,” ujar Menhut dalam peluncuran di Kantor Kemenhut, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
