Jakarta, IDN Times - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyayangkan adanya unggahan di media sosial yang terkesan tidak berempati terhadap pasien BPJS Kesehatan, yang diduga ditulis tenaga kesehatan.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, menegaskan empati dan komunikasi yang baik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari profesionalisme tenaga medis dan tenaga kesehatan.
"Kami menyayangkan beredarnya komentar di media sosial yang terkesan tidak berempati terhadap pasien maupun keluarganya. Empati dan komunikasi yang baik merupakan bagian dari profesionalisme tenaga medis dan tenaga kesehatan," kata Aji kepada IDN Times, Rabu (5/8/2027).
