Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Viral Unggahan Pasien BPJS soal Antre Kamar Dibalas Nirempati Nakes

Viral Unggahan Pasien BPJS soal Antre Kamar Dibalas Nirempati Nakes
ilustrasi thread Twitter (unsplash.com/Daddy Mohlala)
Intinya Sih
  • Pasien BPJS @yurizaltrich mengeluhkan belum memperoleh ruang rawat inap setelah menunggu delapan jam di rumah sakit, tanpa menyebut nama fasilitas kesehatan.
  • Keluhan tersebut dibalas komentar pedas dari akun yang diduga tenaga kesehatan, termasuk pernyataan soal ruang jenazah dan sindiran terhadap kondisi ekonomi pasien.
  • Unggahan itu memicu perdebatan luas karena warganet menilai respons tersebut tidak berempati; dalam artikel disebutkan pasien BPJS itu telah meninggal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times – Unggahan seorang pasien pengguna BPJS Kesehatan di platform media sosial Threads mendadak viral dan menuai sorotan publik. Pasien tersebut mengeluhkan masa tunggu ruang rawat inap yang mencapai delapan jam di rumah sakit.

Namun, bukannya mendapatkan empati, curahan hati itu justru dibanjiri komentar pedas. Salah satunya datang dari akun yang diduga milik seorang tenaga kesehatan (nakes).

Melalui akun @yurizaltrich pasien tersebut membagikan pengalamannya tanpa menyebutkan nama rumah sakit tempat ia berobat.

"8 jam blm dpt ruangan🥲. Gamau spill RS nya, soalnya gue pake bpjs🥺." tulisnya pada 22 Juli 2026.

1. Dibalas komentar pedas tak berempati

IMG-20260805-WA0008.jpg
Viral keluhan pasien BPJS Kesehatan dibalas komen nirempati/tangkapan layar @threads

Alih-alih memberikan penjelasan medis yang menenangkan, keluhan pasien tersebut justru ditanggapi secara sinis. Sebuah komentar tajam menyarankan sang pasien untuk menempati ruang jenazah jika ingin penanganan yang lebih cepat.

"Kalo full, mau dipindahkan kemana ? mau di lanta Gk ada hubungannya sama BPJS atau nggak BPJS yg make banyak, otomatis yg dirawat juga banyak, ga cuma u sendi Kalo mau pindah cepat, noh ruang jenazah selalu kosong," tulis akun @behxxxx yang diduga seorang nakes.

2. Pasien BPJS tersebut meninggal

IMG-20260805-WA0007.jpg
Curhatan pasien BPJS Kesehatan yang jadi sorotan/ tangkapan layar @threds Yurizaltrich

Tak berhenti di situ, tanggapan bernada merendahkan juga mengincar profil pribadi milik akun @yurizaltrich. Oknum yang diduga nakes tersebut mempertanyakan kemampuan finansial sang pasien hingga kapasitas pikirannya.

"PP nya kayak orang Have tapi aslinya Haven't kah?," haven't some brain cells," tulisnya.

Kondisi makin memprihatinkan karena tak lama usai unggahan tersebut ramai, kabar duka menyebutkan pasien pemilik akun tersebut telah meninggal dunia.

3. Tuai sorotan nerizen

Ilustrasi medsos (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi medsos (IDN Times/Aditya Pratama)

Sikap yang ditunjukkan oknum nakes tersebut langsung memancing gelombang kecaman keras dari warganet. Banyak pengguna media sosial menyayangkan minimnya etika dan empati dari seseorang yang bekerja di bidang pelayanan kesehatan.

"Kaget pas cek utas2 anda sebelumnya dan anda adalah adalah nakes (dokter) tapi ketikan anda (kalau mau pindah cepat noh ruang jenasah selalu kosong) tidak mencerminkan orang yg berpendidikan tinggi dan berkecimpung di dunia kesehatan. Emang bener ada ungkapan Adab lebih tinggi daripada ilmu karena banyak orang bertitel ilmu tp ga punya adab," tulis komentar netizen menanggapi.

"Gila. Postingan se-harmless ini, komennya se-heartless itu. Dia cuma express his feelings, he's endured the pain loh. RIP kak Yurizal, tenang disana ya," beber warganet lain.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More