Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kemensos Anggarkan Rp60 Juta untuk Sewa Tanaman Hias, Rp1 Juta Per Unit
Gedung Kementerian Sosial (Kemensos). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Kemensos menganggarkan Rp60 juta untuk sewa 60 unit tanaman hias pada tahun anggaran 2026, dengan harga satuan Rp1 juta per unit melalui metode pengadaan langsung.
  • Rencana pengadaan tercatat di SiRUP di bawah Ditjen Pemberdayaan Sosial, namun detail jenis tanaman, layanan sewa, dan tujuan penggunaannya belum dijelaskan.
  • Kemensos sebelumnya juga disorot karena anggaran sepatu sekolah Rp27 miliar; Menteri Sosial menegaskan semua proses penganggaran telah sesuai mekanisme dan perlu diawasi bersama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Tahun anggaran 2026

Kementerian Sosial menganggarkan Rp60 juta untuk sewa tanaman hias sebanyak 60 unit dengan harga Rp1 juta per unit. Anggaran ini tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP).

Januari hingga Desember 2026

Pemanfaatan jasa sewa tanaman hias direncanakan berlangsung sepanjang tahun, namun spesifikasi dan tujuan penggunaannya belum dijelaskan.

29 April 2026

Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menanggapi sorotan publik terkait anggaran sepatu sekolah senilai Rp27 miliar pada tahun anggaran 2026. Ia menegaskan seluruh proses penganggaran dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kementerian Sosial menganggarkan Rp60 juta untuk penyewaan 60 unit tanaman hias dengan harga satuan Rp1 juta per unit dalam tahun anggaran 2026.
  • Who?
    Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial sebagai satuan kerja pelaksana pengadaan.
  • Where?
    Rencana pengadaan tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) dan berlokasi di lingkungan Kementerian Sosial, Jakarta.
  • When?
    Pelaksanaan penyewaan direncanakan berlangsung sepanjang tahun 2026, mulai Januari hingga Desember.
  • Why?
    Tujuan penggunaan tanaman hias dalam paket tersebut per saat ini masih belum diketahui karena belum ada keterangan resmi mengenai pemanfaatannya.
  • How?
    Pengadaan dikategorikan sebagai jasa lainnya dengan metode pengadaan langsung, menggunakan produk dalam negeri dan ditujukan bagi usaha kecil atau koperasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kemensos mau sewa tanaman hias banyak sekali, enam puluh tanaman, dan uangnya enam puluh juta rupiah. Satu tanaman harganya satu juta. Tanaman itu mau dipakai dari bulan Januari sampai Desember tahun 2026. Tapi belum tahu tanamannya seperti apa dan buat apa. Dulu juga Kemensos ramai karena beli sepatu sekolah mahal sekali.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun rencana sewa tanaman hias Kemensos menuai sorotan, dokumen pengadaan menunjukkan komitmen pada penggunaan produk dalam negeri serta pemberdayaan usaha kecil dan koperasi. Pendekatan ini mencerminkan upaya menjaga transparansi melalui sistem resmi SiRUP dan memastikan proses anggaran berjalan sesuai mekanisme yang berlaku di lingkungan kementerian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Kementerian Sosial (Kemensos) menganggarkan Rp60 juta untuk pengadaan sewa tanaman hias pada tahun anggaran 2026. Adapun yang jadi sorotan harga satuan tanaman hias Rp1 juta per unit sebanyak 60 unit.

Rencana tersebut tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP). Berdasarkan data, paket pengadaan berada di bawah satuan kerja Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial dengan volume pekerjaan satu paket.

1. Total pagi anggaran sebesar Rp60 juta

Gedung Kementerian Sosial (Kemensos). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Dengan demikian, total pagu anggaran untuk paket tersebut mencapai Rp60 juta. Pengadaan ini dikategorikan sebagai jasa lainnya dan menggunakan metode pemilihan pengadaan langsung.

Dokumen juga mencatat bahwa pengadaan ini menggunakan produk dalam negeri dan ditujukan bagi usaha kecil atau koperasi. Namun, tidak terdapat aspek ekonomi, sosial, maupun lingkungan dalam penilaian paket tersebut.

2. Spesifikasi belum dijelaskan

Gedung Kementerian Sosial (Kemensos). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pemanfaatan barang atau jasa direncanakan berlangsung sepanjang tahun, mulai Januari hingga Desember 2026.

Hingga saat ini belum dijelaskan lebih lanjut terkait jenis tanaman, cakupan layanan sewa, maupun tujuan penggunaan dalam paket tersebut.

3. Kemensos disorot karena anggaran sepatu sekolah

Mensos Gus Ipul dan Gubernur Khofifah pasang sepatu untuk calon murid Sekolah Rakyat (BIROHUMASPROVJATIM)

Sebelumnya Kemensos jadi sorotan karena menganggarkan pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat capai Rp27 miliar. Menteri Sosial Syaifullah Yusuf merespons sorotan terkait anggaran pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat yang mencapai Rp27 miliar pada tahun anggaran 2026. Ia menegaskan bahwa seluruh proses penganggaran di lingkungan Kementerian Sosial telah direncanakan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Iya, untuk penganggaran nanti detailnya bisa dikonfirmasi lebih lanjut ya. Semua penganggaran di lingkungan Kementerian Sosial, khususnya Sekolah Rakyat, telah direncanakan. Pelaksanaannya harus dikawal bersama-sama, dilihat secara bersama-sama,” ujar Gus Ipul saat menjawab pertanyaan IDN Times, di Gedung PM, Rabu (29/4/2026)

Ia menambahkan bahwa anggaran tersebut pada dasarnya dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan siswa secara menyeluruh, termasuk kebutuhan dasar dalam menunjang kegiatan belajar.

“Pada dasarnya penganggaran kita semua untuk siswa. Semua untuk siswa. Untuk harga, tentu ya itu nanti kan alokasinya,” katanya.

Editorial Team