Usai Sepatu Siswa, Kemensos Anggarkan Sepatu Guru Sekolah Rakyat Rp5 M

- Kementerian Sosial mengalokasikan Rp5,57 miliar untuk pengadaan sepatu dinas bagi 3.979 guru Sekolah Rakyat pada tahun anggaran 2026 dengan harga Rp700 ribu per pasang.
- Proses pengadaan berlangsung sepanjang 2026 melalui metode e-purchasing dan bersumber dari APBN, namun dokumen belum mencantumkan rincian spesifikasi teknis sepatu secara jelas.
- Sebelumnya, Kemensos juga mendapat sorotan karena menganggarkan Rp27 miliar untuk sepatu siswa Sekolah Rakyat; Menteri Sosial menegaskan semua proses sesuai mekanisme resmi.
Jakarta, IDN Times — Tak hanya sepatu sekolah untuk siswa sekolah rakyat, Kementerian Sosial juga mengalokasikan anggaran jumbo sebesar Rp5,57 miliar untuk pengadaan sepatu dinas guru pada tahun anggaran 2026.
Dalam penelusuran IDN Times, dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan terdapat paket pengadaan dengan kode RUP 64513751 itu tercatat berada di bawah Sekretariat Jenderal dengan metode e-purchasing.
1. Sepatu dinas dengan harga Rp700 ribu per pasang

Berdasarkan dokumen paket, pengadaan tersebut mencakup sepatu dinas untuk 3.979 guru dengan total kebutuhan mencapai 7.958 pasang. Setiap pasang sepatu dipatok dengan harga satuan Rp700 ribu, sehingga total pagu anggaran mencapai Rp5.570.600.000.
Dalam rincian pekerjaan, spesifikasi yang dicantumkan masih bersifat umum, yakni hanya menyebut “sepatu dinas guru” tanpa penjelasan lebih lanjut terkait jenis, bahan, standar kualitas, maupun merek yang akan digunakan. Pengadaan ini juga ditandai sebagai produk dalam negeri serta diperuntukkan bagi pelaku usaha kecil atau koperasi.
2. Pengadaan tahun 2026

Seluruh proses pengadaan direncanakan berlangsung sepanjang tahun 2026, dimulai dari pemilihan penyedia pada Januari hingga pelaksanaan kontrak yang dijadwalkan selesai pada Desember 2026. Sumber pendanaan berasal dari APBN 2026.
Meski demikian, tidak adanya rincian spesifikasi teknis dalam dokumen tersebut berpotensi menimbulkan pertanyaan terkait transparansi dan akuntabilitas pengadaan, khususnya dalam memastikan kualitas barang yang diterima para guru serta kewajaran harga satuan yang ditetapkan.
3. Anggarkan sepatu sekolah rakyat Rp27 miliar

Sebelumnya Kemensos jadi sorotan karena menganggarkan pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat capai Rp27 miliar.
Menteri Sosial Syaifullah Yusuf merespons sorotan terkait anggaran pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat yang mencapai Rp27 miliar pada tahun anggaran 2026. Ia menegaskan bahwa seluruh proses penganggaran di lingkungan Kementerian Sosial telah direncanakan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Iya, untuk penganggaran nanti detailnya bisa dikonfirmasi lebih lanjut ya. Semua penganggaran di lingkungan Kementerian Sosial, khususnya Sekolah Rakyat, telah direncanakan. Pelaksanaannya harus dikawal bersama-sama, dilihat secara bersama-sama,” ujar Gus Ipul saat menjawab pertanyaan IDN Times, di Gedung PM, Rabu (29/4/2026)
Ia menambahkan bahwa anggaran tersebut pada dasarnya dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan siswa secara menyeluruh, termasuk kebutuhan dasar dalam menunjang kegiatan belajar.
“Pada dasarnya penganggaran kita semua untuk siswa. Semua untuk siswa. Untuk harga, tentu ya itu nanti kan alokasinya,” katanya.

















