Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kementerian PPPA Apresiasi Keterlibatan Perempuan di TJSL Pelindo
Kementerian PPPA mengapresiasi keterlibatan perempuan dalam sejumlah program TJSL Pelindo di berbagai daerah (Dok/KemenPPPA)
  • Kementerian PPPA mengapresiasi keterlibatan perempuan dalam program TJSL Pelindo.
  • Perempuan terlibat sebagai relawan, penerima bantuan sarana usaha, dan penerima alat bantu.
  • Program Pelindo mencakup kegiatan bersama masyarakat di wilayah 3T, pemberdayaan ekonomi, serta dukungan mobilitas penyandang disabilitas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu (9/9/2026)

Amurwani Dwi Lestariningsih mengapresiasi upaya Pelindo yang memberikan ruang bagi perempuan untuk terlibat dan memperoleh manfaat dari program pemberdayaan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kementerian PPPA mengapresiasi keterlibatan perempuan dalam program TJSL Pelindo.
  • Who?
    Perempuan peserta dan penerima manfaat program Pelindo, Amurwani Dwi Lestariningsih, Benny Ariyadi, serta Zahra terlibat dalam kegiatan tersebut.
  • Where?
    Kegiatan relawan akan berlangsung di Banda Aceh, Garut, Sumbawa, dan Ambon. Zahra berjualan di Kalibaru, Tanjung Priok.
  • When?
    Amurwani dikutip pada Rabu (9/9/2026).
  • Why?
    Program mencakup pemberdayaan perempuan serta kebutuhan akses pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat di wilayah 3T.
  • How?
    Pelindo melibatkan 16 perempuan dari 20 pekerja, memberi sarana usaha kepada 41 perempuan, dan menyalurkan alat bantu kepada delapan perempuan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pelindo punya program untuk membantu orang. Banyak perempuan ikut menjadi relawan dan menerima bantuan usaha atau alat bantu. Kak Amurwani dari Kementerian PPPA senang karena perempuan diberi ruang. Enam belas perempuan akan pergi membantu masyarakat di Banda Aceh, Garut, Sumbawa, dan Ambon.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Keterlibatan perempuan dalam berbagai program TJSL Pelindo memperlihatkan adanya ruang partisipasi pada kegiatan relawan, pemberdayaan ekonomi, dan dukungan bagi penyandang disabilitas. Akses terhadap sarana usaha membantu penerima seperti Zahra memperoleh tempat untuk mencari penghasilan setiap hari, sementara alat bantu mendukung mobilitas dan aktivitas sehari-hari.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Keterlibatan perempuan menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo. Dari sejumlah penerima manfaat dan peserta program, perempuan menjadi kelompok yang cukup banyak terlibat.

Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian PPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih, mengapresiasi keterlibatan tersebut.

“Kami mengapresiasi upaya Pelindo yang memberikan ruang bagi perempuan untuk terlibat dan memperoleh manfaat dari berbagai program pemberdayaan. Ketika perempuan mendapatkan akses dan kesempatan untuk berkembang, manfaatnya tidak hanya dirasakan dirinya sendiri, tetapi juga keluarga dan lingkungan di sekitarnya,” ujar Amurwani dikutip Rabu (9/9/2026).

1. Mayoritas relawan merupakan perempuan

Kementerian PPPA mengapresiasi keterlibatan perempuan dalam sejumlah program TJSL Pelindo di berbagai daerah (Dok/KemenPPPA)

Dari 20 pekerja yang akan mengikuti Port Captain Inspirasi 2026, sebanyak 16 orang merupakan perempuan. Mereka akan diberangkatkan ke Banda Aceh, Garut, Sumbawa, dan Ambon untuk terlibat dalam kegiatan bersama masyarakat di wilayah 3T.

“Ada masyarakat di wilayah 3T yang membutuhkan akses terhadap pendidikan dan kesehatan,” ujar Benny Ariyadi.

2. Ada 41 perempuan menerima bantuan UMKM

ilustrasi perempuan (IDN Times/NRF)

Pada program pemberdayaan ekonomi, sebanyak 53 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menerima bantuan sarana usaha. Dari jumlah tersebut, sebanyak 41 penerima merupakan perempuan. Salah satunya Zahra, penjual Bubur Maniez di Kalibaru, Tanjung Priok.

“Gerobak ini kelihatannya sederhana, tapi buat saya sangat berarti, karena ini tempat saya mencari penghasilan setiap hari,” ujar Zahra.

3. Delapan perempuan menerima alat bantu

ilustrasi lansia memakai alat bantu dengar (freepik.com/thidada6242)

Pelindo juga menyalurkan alat bantu kepada 25 penyandang disabilitas, untuk mendukung mobilitas dan aktivitas sehari-hari. Delapan penerimanya merupakan perempuan. Benny mengatakan, keterlibatan perempuan terlihat dalam sejumlah program tersebut.

“Kami melihat perempuan memiliki peran penting, bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai penggerak perubahan,” katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article