Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kisah Pilu Korban Tewas Ditembak KKB Wili usai Lolos CPNS
Nona Wili Mbuik salah satu korban penembakan KKB yang bertugas di Pemkab Jayawijaya Papua Pegunungan. (Dok Istimewa)
  • Willi Mbuik, ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, menjadi satu dari tiga ASN yang tewas ditembak diduga KKB di Kampung Muliama.
  • Video call Willi bersama ayahnya pada 24 Juli 2026 kembali menjadi sorotan setelah kabar meninggalnya muncul.
  • Willi pernah mengaku tidak menyangka lolos CPNS untuk formasi satu orang dengan mengandalkan doa dan usaha.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
24 Juli 2026

Willi mengunggah video saat berbincang dengan ayahnya melalui panggilan video di akun TikTok miliknya.

kini

Video lama Willi bersama ayahnya kembali ramai diperbincangkan. Warganet menyampaikan duka setelah Willi meninggal.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Willi Mbuik, satu dari tiga ASN, tewas ditembak diduga KKB.
  • Who?
    Willi Mbuik, ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, serta dua ASN lainnya menjadi korban. KKB diduga terlibat.
  • Where?
    Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
  • When?
    Rabu (9/9/2026).
  • Why?
    Hingga saat ini belum ada kepastian mengenai alasan peristiwa tersebut.
  • How?
    Willi dan dua ASN lainnya tewas ditembak dalam insiden yang diduga melibatkan KKB.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Willi adalah seorang ASN di Jayawijaya. Ia meninggal bersama dua ASN lain karena ditembak, diduga oleh KKB. Sebelumnya, Willi membuat video call dengan ayahnya. Mereka menangis karena ayahnya bangga Willi lolos CPNS. Sekarang, video lama mereka ramai dibicarakan dan banyak orang menyampaikan duka.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Momen Willi bersama ayahnya menunjukkan kebanggaan keluarga atas keberhasilannya menjadi ASN di Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Pesan untuk tetap rendah hati dan cerita Willi tentang doa serta usaha dalam seleksi CPNS mencatat perjalanan pribadinya saat memperoleh formasi yang hanya membutuhkan satu orang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kabar tewasnya Wili Mbuik, ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, menyisakan duka. Willi merupakan satu dari tiga ASN yang tewas ditembak diduga Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Rabu, 9 September 2026.

Sebelum maut menjemput, Wili sempat membagikan momen haru bersama sang ayah. Dalam video yang diunggah melalui akun TikTok miliknya pada 24 Juli 2026, Willi terlihat menitikkan air mata saat berbincang dengan ayahnya melalui panggilan video. Unggahan di akun pribadinya sudah ditonton lebih dari 4,8 juta kali.

"Seporsi berkat untuk bapakku Sayangg.. Bapak bilang 'beta suruh lu pi papua 2 bulan sekarang su Terima SK CPNS, artinya akan mengabdi bertahun-tahun, Tetap Rendah hati di tanah orang.' siap bapakku sehat selalu," tulis mendiang Wili.

1. Wili menangis saat berbincang dengan ayah

Nona Wili Mbuik salah satu korban penembakan KKB yang bertugas di Pemkab Jayawijaya Papua Pegunungan. (Dok Istimewa)

Video tersebut memperlihatkan momen sederhana antara Wili dan ayahnya. Keduanya berbincang melalui video call, sementara Wili terlihat menitikkan air mata. Momen itu kemudian menjadi sorotan setelah kabar Willi tewas ditembak diduga KKB.

Dalam unggahannya, Wili menulis caption “Seporsi berkat”. Dia juga membagikan pesan sang ayah yang mengaku bangga karena putrinya berhasil menjadi ASN di Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.

2. Pesan ayah: Tetap rendah hati di tanah orang

Tiga korban tewas dalam penembakan KKB di Papua Pegunungan. (Dok Istimewa)

Di tengah kebanggaan melihat putrinya berhasil menjadi ASN, sang ayah menitipkan pesan sederhana kepada Wii. Ia meminta putrinya tetap rendah hati selama menjalankan tugas jauh dari keluarga. Pesan tersebut kini terasa berbeda setelah Wili meninggal dunia saat menjalankan pengabdiannya di Papua.

Terlihat Wili dan sang ayah sama-sama meneteskan air mata, berbagi kebahagiaan, namun terhalang layar. Rasa syukur Wili sebagai putri yang membanggakan ayahnya ia tuangkan dalam unggahan itu. Wili juga tak segan menggambarkan kebahagiaannya sebagai lulusan CPNS dan bisa mengabdi untuk negeri.

3. Wili sempat tak percaya lolos CPNS

Tiga korban tewas dalam penembakan KKB di Papua Pegunungan. (Dok Istimewa)

Bagi Wili, menjadi ASN bukan sekadar pekerjaan. Dia pernah mengaku tak menyangka bisa lolos seleksi CPNS. Terlebih, formasi yang tersedia hanya membutuhkan satu orang.

“Betul kak sempat tidak percaya bisa lolos sekali tes hanya dengan mengandalkan doa dan usaha. Walaupun formasi yang dibutuhkan 1 tapi kalau sudah takdirnya kita tidak akan kemana,” jawab Wili saat membalas komentar warganet.

Wili sebelumnya juga mendapat komentar bahwa seleksi CPNS memberi kesempatan yang sama bagi orang-orang yang tidak memiliki koneksi. Bagi Wili, keberhasilannya menjadi bukti bahwa doa dan usaha membawanya sampai ke titik tersebut.

Kini, video lama bersama sang ayah kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Warganet ikut menyampaikan duka, terutama membayangkan bagaimana perasaan keluarga setelah mengetahui Wili meninggal dalam insiden penembakan tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article