Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
KKB Sandera 9 Perempuan di Jila: 1 Ibu Tewas, Anaknya Dibuang ke Jurang
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM). (dok. TPNPB-OPM)
  • Sembilan perempuan dilaporkan disandera dan dibawa ke hutan di Distrik Jila, Mimika.
  • Seorang ibu dilaporkan tewas setelah menolak ikut, sedangkan anaknya diduga selamat dengan patah kaki.
  • Polisi memeriksa TKP, memperkuat pengamanan Jila, dan meminta bantuan Batalyon Brimob.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kamu mengikuti perkembangan penanganan di Jila?
Vote Now
17 Agustus 2026

Kelompok bersenjata diduga melakukan penyerangan terhadap Pos Satgas Pam Obvit Yonif 133/YS milik PT Freeport Indonesia di Jila. Satu anggota TNI gugur dan dua lainnya mengalami luka akibat tembakan.

Selasa (18/8/2026)

KKB diduga melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat di Kampung Pasir Putih, Distrik Jila. Sembilan perempuan dilaporkan disandera dan dibawa ke hutan.

Kamis (20/8/2026)

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak membenarkan laporan penyanderaan dan menyampaikan langkah penanganan kepolisian.

Hingga kini

Aparat keamanan masih melakukan penanganan dan pengamanan di Distrik Jila. Informasi mengenai sembilan perempuan yang diduga masih dalam penguasaan kelompok bersenjata ditindaklanjuti.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kamu mengikuti perkembangan penanganan di Jila?
Vote Now
  • What?
    Sembilan perempuan dilaporkan disandera dan dibawa ke hutan. Seorang ibu dilaporkan tewas ditembak, sementara anaknya dibuang ke jurang dan mengalami patah kaki.
  • Who?
    Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), 11 warga yang menjadi sasaran, serta Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak.
  • Where?
    Kampung Pasir Putih, Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
  • When?
    Selasa (18/8/2026). Kapolres menyampaikan keterangan pada Kamis (20/8/2026).
  • Why?
    Motif aksi tersebut per saat ini masih belum diketahui.
  • How?
    Kelompok bersenjata diduga membawa sembilan perempuan ke hutan. Polisi menindaklanjuti laporan, mengecek TKP, memperkuat pengamanan, dan meminta bantuan Batalyon Brimob.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kamu mengikuti perkembangan penanganan di Jila?
Vote Now

Sembilan perempuan dibawa kelompok bersenjata ke hutan di Jila. Seorang ibu yang menolak ikut dilaporkan tewas ditembak. Anak perempuan itu dilaporkan dibuang ke jurang dan patah kaki. Pak polisi Alredo bilang polisi sedang memeriksa tempat kejadian dan menjaga Jila. Polisi juga meminta bantuan Brimob.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kamu mengikuti perkembangan penanganan di Jila?
Vote Now

Langkah kepolisian untuk menindaklanjuti laporan, melakukan pengecekan dan olah TKP, serta memperkuat pengamanan menunjukkan adanya penanganan di Distrik Jila. Permintaan bantuan Batalyon Brimob dan rencana dukungan helikopter juga menjadi bagian dari upaya menghadapi kendala akses udara menuju wilayah tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kamu mengikuti perkembangan penanganan di Jila?
Vote Now

Jakarta, IDN Times – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali diduga melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat di Kampung Pasir Putih, Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada Selasa (18/8/2026).

Sebanyak sembilan perempuan dilaporkan disandera dan dibawa ke dalam hutan, sementara seorang ibu dilaporkan tewas ditembak setelah menolak ikut dibawa kelompok tersebut.

Selain menewaskan seorang ibu, anak perempuan korban juga dilaporkan dibuang ke jurang. Berdasarkan informasi yang diterima aparat, anak tersebut diduga selamat, namun mengalami patah kaki.

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak membenarkan adanya laporan terkait aksi penyanderaan tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, terdapat 11 warga yang menjadi sasaran kelompok bersenjata.

“Dua orang menolak ikut dibawa KKB. Informasinya, ibunya tewas ditembak, sedangkan anaknya dibuang ke jurang. Sementara sembilan perempuan lainnya dibawa ke hutan,” kata Alredo, Kamis (20/8/2026).

Menurut keterangan masyarakat yang diterima kepolisian, sembilan perempuan yang diduga disandera masing-masing Nemerina Wamanf (17) yang dilaporkan sedang hamil muda, Alin Mesawarol (pelajar kelas VI SD), Nopi Aim (pelajar kelas IV SD), Opinte Mesawaro (pelajar kelas III SD), Yotina Senawatme (18), Meria Nibilingame (15), Wena Katagame (18), Ilimin Onawame (18), dan Miante Nibilingame (13).

“Untuk identitas korban meninggal dunia akibat ditembak Neregingget Magai (48) dan anak yang dilempar ke jurang Inkolung Aim, dengan kondisi luka patah kaki,” jelasnya.

Alredo menegaskan, jajaran kepolisian telah mengambil sejumlah langkah untuk menangani kejadian tersebut. Polisi saat ini menindaklanjuti laporan, melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), sekaligus memperkuat pengamanan di wilayah Jila.

“Kami telah meminta bantuan dari Batalyon Brimob untuk membackup jajaran Polsek di sana,” ujarnya.

Namun, kondisi geografis menjadi salah satu kendala dalam pengiriman personel ke Distrik Jila. Kapolres menjelaskan, akses menuju wilayah tersebut hanya dapat ditempuh melalui jalur udara sehingga pengerahan personel dalam jumlah besar membutuhkan dukungan transportasi udara.

“Pergeseran personel ke sana berkaitan dengan penerbangan. Kemungkinan kami akan mengirim personel menggunakan helikopter, satu regu dari Batalyon B Brimob Mimika,” jelasnya.

Kapolres juga mengungkapkan bahwa kelompok bersenjata yang melakukan gangguan di Distrik Jila diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang. Polisi menduga kelompok tersebut masih berkaitan dengan kelompok bersenjata yang sebelumnya melakukan penyerangan terhadap Pos Satgas Pam Obvit Yonif 133/YS milik PT Freeport Indonesia di Jila pada 17 Agustus 2026. Dalam penyerangan tersebut, satu anggota TNI gugur dan dua lainnya mengalami luka akibat tembakan.

“Ini kemungkinan masih kelompok KKB yang melakukan penembakan terhadap Pos Satgas 133/YS di Jila. Setelah melakukan penembakan, kemudian terjadi aksi penyanderaan,” pungkas Kapolres.

Hingga kini, aparat keamanan masih melakukan langkah-langkah penanganan dan pengamanan di wilayah Distrik Jila untuk memastikan keselamatan masyarakat serta menindaklanjuti informasi mengenai sembilan perempuan yang diduga masih berada dalam penguasaan kelompok bersenjata tersebut.

Ikuti perkembangan penanganan di Jila

Apakah kamu mengikuti perkembangan penanganan di Jila?

See More
Ya, mengikuti
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Belum mengikuti

Curated For You

Editorial Team

Related Article