Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Konferensi Republik di UI Dibatalkan, Akhirnya Digelar Daring
Konferensi Republik (dok. Istimewa)
  • Konferensi Republik di UI Kampus Salemba dibatalkan mendadak meski panitia telah mengurus izin resmi dan menyiapkan seluruh kebutuhan acara sejak 19 Juni 2026.
  • Ketua Umum Panitia, Sudirman Said, menilai pembatalan tersebut sebagai bentuk represi yang bertujuan menimbulkan rasa takut, namun ia menyerukan agar masyarakat tetap berani bersuara.
  • Wakil Ketua Panitia, Jaleswari, menyebut pembatalan ini menunjukkan adanya tekanan terhadap kampus, sementara pihak UI belum memberikan tanggapan resmi terkait keputusan tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
19 Juni 2026

Panitia Konferensi Republik mengajukan perizinan kepada Universitas Indonesia untuk penggunaan lokasi acara di Kampus Salemba.

24 Juni 2026

Panitia menerima surat tugas dari Fakultas Kedokteran UI untuk petugas fakultas yang akan mengawal kegiatan, lengkap dengan rincian biaya sewa tempat.

28 Juni 2026

Konferensi Republik yang dijadwalkan di UI dibatalkan secara mendadak oleh pihak kampus pada Minggu dini hari. Panitia kemudian memutuskan melanjutkan kegiatan secara daring.

kini

Pihak panitia menilai pembatalan tersebut sebagai bentuk tekanan terhadap kebebasan akademik dan menyerukan agar masyarakat tidak takut menyuarakan pendapat.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Konferensi Republik yang dijadwalkan berlangsung di Kampus Salemba Universitas Indonesia dibatalkan beberapa jam sebelum acara dimulai dan dialihkan menjadi kegiatan daring.
  • Who?
    Pembatalan disampaikan oleh panitia Konferensi Republik yang dipimpin Ahmad Mujahid, dengan tanggapan dari Sudirman Said dan Jaleswari. Pihak Universitas Indonesia belum memberikan keterangan resmi.
  • Where?
    Acara semula akan digelar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Kampus Salemba, Jakarta, namun kemudian dilanjutkan secara daring.
  • When?
    Pembatalan diumumkan pada Minggu dini hari, 28 Juni 2026, hanya beberapa jam sebelum acara dijadwalkan dimulai.
  • Why?
    Penyebab pasti pembatalan belum diketahui. Panitia menyebut adanya tekanan terhadap pihak kampus dan menduga keputusan tersebut terjadi di luar kendali manajemen UI.
  • How?
    Setelah menerima pemberitahuan pembatalan mendadak, panitia segera mengalihkan seluruh rangkaian kegiatan ke format daring agar konferensi tetap dapat berlangsung sesuai rencana awal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Acara Konferensi Republik di kampus UI tidak jadi dilaksanakan hari Minggu. Panitianya sudah minta izin dari lama dan sudah siap di tempat, tapi kampus membatalkan tiba-tiba. Ketua panitia namanya Ahmad dan teman-temannya bilang mereka sedih tapi tetap lanjut acaranya lewat internet. Sekarang acaranya jalan secara daring saja.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun Konferensi Republik di UI dibatalkan, panitia menunjukkan keteguhan dan profesionalisme dengan segera mengalihkan kegiatan ke format daring. Sikap kooperatif antara panitia dan pihak kampus selama persiapan juga mencerminkan semangat dialog yang sehat. Bahkan dalam situasi sulit, para penyelenggara tetap menekankan penghormatan dan keberanian untuk menjaga ruang gagasan tetap hidup.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Acara Konferensi Republik yang semula diagendakan di Universitas Indonesia (UI) Kampus Salemba, Jakarta, Minggu (28/6/2026) batal digelar. Ketua Pelaksana Konsolidasi Nasional Konferensi Republik, Ahmad Mujahid, mengatakan, pembatalan acara disampaikan Minggu dini hari.

Ahmad mengatakan, panitia juga sudah mengajukan perizinan sesuai prosedur kepada UI sejak 19 Juni 2026.

"Kami menempuh seluruh prosedur administrasi yang dipersyaratkan sejak 19 Juni. Sejak awal proses ini kami diterima dengan sangat baik oleh pihak kampus. Komunikasi dan kerja sama dalam sepekan terakhir berjalan positif, kooperatif, dan profesional," ujar Ahmad dalam keterangannya.

1. Surat perizinan juga sudah disampaikan

ilustrasi surat (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Ahmad mengatakan, surat tertulis juga sudah disampaikan kepada Dekanat Fakultas Kedokteran UI untuk izin menggunakan lokasi Konferensi Republik.

"Kami telah bersurat resmi, beraudiensi langsung dengan Dekanat Fakultas Kedokteran, dan memperoleh konfirmasi awal secara verbal maupun tertulis," kata dia.

"Pada 24 Juni kami bahkan menerima surat tugas untuk petugas fakultas yang akan mengawal kegiatan, lengkap dengan rincian biaya sewa tempat. Rekan media dapat menyaksikan sendiri bahwa instalasi fisik di dalam venue sudah terpasang sepenuhnya," sambungnya.

Ahmad menyayangkan sikap UI yang membatalkan secara sepihak acara Konferensi Republik beberapa jam sebelum dimulai kegiatan.

"Kami menyayangkan perubahan keputusan dalam waktu yang sangat singkat ini. Pada saat yang sama kami memahami bahwa ini situasi sulit bagi UI. Kami meyakini pembatalan mendadak ini tidak berangkat dari keinginan internal kampus. Ada faktor di luar kendali manajemen Ul yang turut bekerja. Sebagai sesama elemen bangsa, kami menghormati posisi sulit tersebut," ujar dia.

Panitia kemudian mengalihkan kegiatan secara online atau daring sehingga acara tetap bisa terus berlanjut.

2. Represi dilakukan untuk memantik rasa takut

Ketua Umum Panitia Konferensi Republik, Sudirman Said (tengah). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Ketua Umum Panitia Konferensi Republik, Sudirman Said, menganggap pembatalan acara Konferensi Republik untuk memantik rasa takut. Oleh karena itu, Sudirman Said mengajak untuk melawan rasa takut tersebut.

"Represi dijalankan untuk memantik rasa takut. Karena itu, ketakutan inilah yang harus kita lawan. Jangan takut untuk terus bersuara. Pintu ruangan bisa dikunci, tetapi gagasan tidak bisa dibatasi," ucap Sudirman.

3. Tekanan sedang membayangi kampus

Kepala LAB 45, Jaleswari Pramodhawardani (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Panitia Konferensi Republik, Jaleswari, mengatakan, peristiwa tersebut merupakan tanda kampus dibayangi oleh tekanan.

"Kami memahami kesulitan pihak kampus yang berada di bawah tekanan tangan yang tak terlihat. Kami datang tidak membawa senjata. Lalu mengapa sebuah forum gagasan harus dicurigai?" ucap Jaleswari.

IDN Times telah meminta tanggapan kepada Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional Universitas Indonesia, Erwin Agustian Panigoro, mengenai pembatalan tersebut, tetapi Erwin belum merespons.

Konferensi Republik di UI mengambil tema "Jalan Menata Kembali Republik." Ini merupakan agenda lanjutan yang sebelumnya digelar di di University Club Universitas Gadjah Mada (UC UGM), Sabtu (30/5/2026).

Konferensi Republik menjadi satu langkah mencari solusi berbagai persoalan bangsa saat ini. Saat di UGM, Ketua Umum Panitia Konferensi Republik, Sudirman Said, menjelaskan pertemuan ini menjadi wadah lintas generasi, lintas profesi, berbagai latar belakang dengan dukungan sekitar 130 organisasi.

Editorial Team

Related Article