Jakarta, IDN Times - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan permintaan maaf kepada publik usai jembatan gantung Pongpet di Kabupaten Pangandaran ambruk pada Minggu, 30 Agustus 2026. Ia mengaku bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut.
Tetapi, kata Maruli, ambruknya jembatan dipicu kelebihan beban orang yang melewatinya. Kesimpulan itu ia sampaikan usai melihat video yang menggambarkan insiden pada Minggu lalu.
"Selaku kepala satgas jembatan ini yang ditunjuk oleh Presiden, saya pribadi dan anggota memohon maaf atas kejadian tersebut. Kami bertanggung jawab atas kejadian tersebut," ungkap Maruli di Surabaya, Jawa Timur pada Rabu, 2 September 2026.
"Bila dilihat videonya sejak awal, (insiden itu dipicu) overload," imbuhnya.
Pihaknya hingga saat ini masih melakukan investigasi untuk mencari tahu penyebab ambruknya jembatan tersebut. Peristiwa itu viral di media sosial dan bahkan ikut diberitakan oleh media asing.
