Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kualitas DPR Dinilai Tak Perlihatkan Negarawan-Representatif Rakyat

WhatsApp Image 2025-08-28 at 15.52.24.jpeg
Demo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat berujung ricuh pada Kamis (28/8/2025) sore. (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Intinya sih...
  • Kritisi sikap Anggota DPR
  • Anggota DPR tidak cepat tanggap
  • DPR dinilai tak tegas terhadap pelanggaran etik
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Aisah Putri Budiatri, menilai demo besar yang berlangsung pada 28 hingga 29 Agustus 2025 semakin menegaskan kualitas anggota parlemen tidak menunjukkan karakter sebagai negarawan dan representasi rakyat yang bertanggung jawab.

“Dari aksi publik kemarin kita semakin melihat bagaimana kualitas anggota parlemen kita yang nampak tak memperlihatkan karakter sebagai negarawan dan representasi rakyat yang bertanggungjawab,” kata Aisah dalam keterangannya.

Ia tak memungkiri memang ada beberapa pimpinan DPR RI yang telah mengeluarkan pernyataan publik, termasuk permintaan maaf dan janji untuk berbenah diri. Namun menurutnya, langkah tersebut masih belum cukup.

“Catatan pertama dari saya, respons pimpinan DPR saya kira tidak cukup karena masih nampak normatif dan tidak jelas langkah nyata yang sedang dan akan dilakukan oleh DPR, terutama terkait dengan tuntutan publik yang sedang diusung saat ini,” ujarnya.

1. Kritisi sikap Anggota DPR

WhatsApp Image 2025-08-28 at 16.18.01.jpeg
Massa demo di sekitar Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat memanas hingga ke daerah Pejompongan, Palmerah, dan Slipi pada Kamis (28/8/2025) sore. (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Aisah juga menyoroti perilaku sebagian anggota DPR yang dinilai bertolak belakang dengan harapan masyarakat. Ia menyebut, alih-alih menunjukkan empati dan responsif, justru ada sikap yang merendahkan publik.

“Catatan kedua, alih-alih responsif terhadap tuntutan rakyat dan empati terhadap kondisi rakyat, kebanyakan anggota DPR justru memperlihatkan sikapnya yang bertentangan dari yang diharapkan publik itu. Kita lihat anggota dewan mengeluarkan kata-kata yang justru tidak pantas dan merendahkan rakyat,” bebernya.

2. Anggota DPR tidak cepat tanggap

WhatsApp Image 2025-08-28 at 15.52.25.jpeg
Demo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat berujung ricuh pada Kamis (28/8/2025) sore. (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Lebih lanjut, ia menyoroti sikap DPR di tengah aksi massa yang tidak terlihat adanya upaya cepat tanggap untuk membahas tuntutan masyarakat. Sebaliknya, justru muncul kabar sebagian anggota DPR memilih pergi ke luar negeri dengan agenda yang dinilai tidak mendesak.

“Di tengah aksi massa, tidak juga kita lihat ada anggota dewan yang membahas secara langsung secara cepat tanggap untuk membahas tuntutan rakyat, sebaliknya mereka justru menghindar datang dari gedung DPR. Bahkan, tersebar kabar jika anggota DPR akan melakukan kunjungan keluar negeri dengan sebagian agenda dilakukan mengandung unsur ‘jalan-jalan’ tanpa agenda penting. Miris sekali,” kata dia.

3. DPR dinilai tak tegas terhadap pelanggaran etik

Massa demonstrasi buruh yang ada di depan Gedung DPR RI (IDN Times / Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Massa demonstrasi buruh yang ada di depan Gedung DPR RI (IDN Times / Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Kekecewaan publik semakin diperparah dengan sikap DPR yang tidak mengambil tindakan serius terhadap perilaku tak pantas sejumlah anggotanya.

“Catatan ketiga, tidak ada langkah serius yang tanggap dari DPR atas anggotanya yang melakukan tindakan tak elok, tak etis dan bahkan, tak terpuji. Misalnya, DPR tidak melakukan sidang etik atas anggotanya yang ‘joget-joget’ di gedung parlemen saat sidang yang seharusnya sakral atau tidak ada sidang etik ketika anggotanya menyebut rakyat tolol,” kata Aisah.

Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir DPR semakin memperlihatkan wajah asli yang jauh dari ekspektasi rakyat. Ia memperingatkan, bila tidak ada langkah nyata, kekecewaan masyarakat bisa berujung pada gelombang aksi yang lebih besar.

“Dalam beberapa waktu belakangan ini nampak jelas bagaimana DPR memperlihatkan wajah aslinya yang jauh dari harapan publik. Jika tidak ada perubahan dan langkah nyata dari institusi DPR dan anggota-anggotanya, maka saya kira kekecewaan akan semakin membuncah dan aksi akan semakin masif,” tegasnya.

Aisah menekankan pentingnya DPR segera berbenah dan mengambil langkah konkret agar tetap dipercaya sebagai representasi rakyat.

“Oleh karena itu, DPR harus memperlihatkan sikap serius dan sigap menghadapi publik dan merespon tuntutannya, agar masih dipandang sebagai representasi rakyat yang memang seharusnya," ujarnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us