Gak Ada Lagi Joki, Polisi Bakal Permanenkan Suportas di Jalur Puncak

- Suportas akan diterjunkan lebih banyak di operasi ketupat untuk mengurangi praktik pungutan liar di jalur tikus
- Usulan patroli rutin setiap Sabtu-Minggu agar jalur alternatif tetap aman saat petugas fokus di jalur utama
- Keputusan final tentang keberlanjutan program Suportas akan ditentukan pekan ini
Bogor, IDN Times – Jalur alternatif Puncak sering kali jadi momok bagi wisatawan, karena kehadiran joki liar atau pak ogah. Namun, Polres Bogor punya cara jitu untuk mengatasinya dengan merangkul mereka menjadi Suportas atau Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas. Program yang awalnya hanya untuk masa libur Nataru ini, kini berpotensi dipermanenkan.
KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, membeberkan rencana masa depan relawan di jalur wisata ini. Polres Bogor secara proaktif melakukan pendekatan personal kepada para pemuda setempat yang biasa menjadi joki. Tujuannya untuk mengubah stigma negatif menjadi bantuan nyata bagi pengendara atau wisatawan.
"Betul, terkait Suportas yang kami rekrut untuk mengantisipasi joki dan pak ogah, rencananya memang untuk operasi kemanusiaan. Kemarin Bapak Kapolres sudah bersilaturahmi kembali dengan mereka untuk membahas keberlanjutan program ini," ungkap Ardian, Kamis (8/1/2026).
1. Bakal diterjunkan lebih banyak di operasi ketupat

Ardian menjelaskan keberhasilan Suportas dalam mengurangi praktik pungutan liar di jalur tikus selama Operasi Lilin, membuat kepolisian berencana menambah kekuatan personel relawan ini untuk momen Lebaran mendatang.
"Operasi Ketupat nanti mereka dipastikan akan diberdayakan kembali, bahkan kemungkinan jumlahnya ditambah, karena cakupan operasinya lebih besar dari Operasi Lilin," kata Ardian.
2. Usulan patroli rutin setiap Sabtu-Minggu

Ardian menjelaskan, untuk memastikan jalur alternatif tetap aman saat petugas fokus melakukan one way di jalur utama, muncul usulan agar Suportas tetap aktif bekerja setiap akhir pekan atau weekend.
"Ada usulan agar Suportas ini tetap aktif setiap Sabtu-Minggu atau libur nasional, agar praktik joki liar di jalur alternatif tidak muncul kembali saat petugas fokus di jalur utama. Saat ini kebijakan tersebut sedang dipertimbangkan oleh Bapak Kapolres," kata dia.
3. Keputusan final ditentukan pekan ini

Masyarakat yang akan berwisata ke Puncak dalam waktu dekat, akan segera merasakan dampak kebijakan ini. Pihak kepolisian tengah mematangkan teknis operasional nya untuk pengamanan sabtu-minggu terdekat.
"Keputusannya akan kita lihat pada pengamanan Sabtu-Minggu ini. Kami akan terus memantau efektivitas nya di lapangan," kata Ardian.

















