Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Melihat Kehidupan Susannah di Kampungnya, Buruh Jahit Kain Lap dan Petugas MBG
Yuliana merupakan kakak Susannah yang viral dipanggil presiden ke DPR, menerangkan mereka adalah penjahit borongan lap kain majun saat ditemui di rumahnya di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Minggu (16/8/2026). (IDN Times/Linna Susanti)

  • Susannah viral setelah disapa Presiden Prabowo di sidang tahunan MPR-DPR, tetapi keluarga membantah penyebutan profesinya sebagai pengupas bawang berupah Rp700 ribu per kilogram.
  • Sehari-hari, Susannah memborong jahit lap kain majun dan bekerja di dapur program Makan Bergizi Gratis, dengan upah jahit rata-rata sekitar Rp14 ribu per hari.
  • Dari rumah sederhana di Kampung Ciuncal, Susannah menopang keluarga bersama suaminya yang kuli bangunan; keluarga mengenalnya mandiri, pekerja keras, dan rajin beribadah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
14 Agustus 2026

Presiden Prabowo Subianto menyapa dan menyebut Susannah dalam pidato sidang tahunan MPR bersama DPR di Gedung DPR, Jakarta. Ia menyatakan Susannah mendapat upah mengupas bawang Rp700 ribu per kilogram.

16 Agustus 2026

IDN Times mendatangi rumah Susannah di Kampung Ciuncal untuk memeriksa profesi dan pendapatannya. Keluarga mengklarifikasi bahwa Susannah bekerja menjahit lap kain majun dan bertugas dalam program MBG, bukan pengupas bawang.

14 Agustus 2026

Susannah diundang dan disapa Presiden Prabowo Subianto dalam pidato sidang tahunan MPR bersama DPR di Gedung DPR, Jakarta. Presiden menyebutnya pengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram.

16 Agustus 2026

IDN Times mendatangi kediaman Susannah di Kampung Ciuncal untuk memeriksa profesi dan pendapatannya. Keluarga mengklarifikasi bahwa ia buruh jahit lap kain majun serta petugas MBG, bukan pengupas bawang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Susannah dipanggil Presiden Prabowo ke DPR. Presiden bilang ia mengupas bawang dan dapat Rp700 ribu. Keluarganya bilang itu tidak benar. Susannah menjahit kain lap dan bekerja di dapur MBG. Ia dapat sekitar Rp14 ribu sehari dari jahit. Sekarang Susannah masih di Jakarta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di balik sorotan yang muncul akibat kekeliruan profesi, kisah Susannah memperlihatkan keteguhan seorang ibu yang mandiri dalam menopang keluarga. Bersama kerabat dan tetangga, ia turut menghidupkan kerja jahit lap majun, lalu melanjutkan tugas di dapur MBG, sembari tetap dikenal sopan, rajin beribadah, dan tekun mendidik tiga anaknya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bogor, IDN Times — Nama Susannah, warga Kampung Ciuncal, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, mendadak jadi sorotan publik.

Sosoknya viral setelah diundang dan disapa langsung oleh Presiden Prabowo Subianto saat pidato di sidang tahunan MPR bersama DPR di Gedung DPR, Jakarta pada Jumat (14/8/2026). Prabowo menyebut Susannah, yang juga hadir saat pidato tersebut, mendapat upah kupas bawang Rp700 ribu per kilogram.

Namun, di balik momen viral tersebut, terselip kekagetannya bersama keluarga lantaran narasi profesi Susannah yang disampaikan Presiden di panggung DPR keliru.

Sang Presiden menyebut profesi Susannah sebagai pengupas bawang padahal ia merupakan penjahit lap kain majun dan pencuci ompreng MBG.

Untuk mengecek bagaimana sesungguhnya profesi dan pendapatan Susannah, IDN Times pada Minggu (16/8/2026) ke kediaman Susannah yang juga tempat keluarganya menerima order dan membuat lap kain majun di Kampung Ciuncal, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ketika didatangi, keluarga dan tetangga Susannah kaget dan kebingungan lantaran Susannah dikabarkan punya upah mengupas bawang Rp700 ribu per kilogram. Padahal kenyataannya, profesi harian Susannah bukanlah pengupas bawang.

1. Susannah adalah buruh jahit lap kain majun dan petugas MBG

Yuliana merupakan kakak Susannah yang viral dipanggil presiden ke DPR, menerangkan mereka adalah penjahit borongan lap kain majun saat ditemui di rumahnya di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Minggu (16/8/2026). (IDN Times/Linna Susanti)

Keluarga mengklarifikasi bahwa Susannah bukanlah seorang buruh pengupas bawang. Kakak kandungnya, Yuliana, menegaskan bahwa adiknya sehari-hari bekerja memborong jahit kain lap majun serta bertugas di program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Itu tidak benar. Tidak, sangat tidak benar. Makanya saya bingung kenapa pas di TV itu pengucapannya Bapak Presiden itu pengupas bawang. Saya bingung. Keluarga juga bingung, tetangga juga bingung. Padahal kan sebelum itu diliput kegiatan dia sebelum diundang ke sana," ungkap Yuliana.

2. Banting tulang demi keluarga dari rumah berdinding triplek

Suasana rumah Susannah yang viral dipanggil presiden ke DPR, menerangkan mereka adalah penjahit borongan lap kain majun saat didatangi wartawan di rumahnya di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Minggu (16/8/2026). (IDN Times/Linna Susanti)

Akses menuju rumah Susannah di Kampung Ciuncal berjarak sekitar 200 meter dari jalan raya Klapanunggal atau Ciuncal, dan hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki atau sepeda motor.

Di rumah peninggalan orang tua berdinding sebagian triplek dan tembok sederhana itulah, Susannah bersama kakak, mertua, hingga tetangganya bahu-membahu menyusun kain dan menjahit lap majun.

Dari pekerjaan jahit majun borongan tersebut, diceritakan Susannah rata-rata mengantongi upah harian sekitar Rp14.000. Selepas merapikan susunan kain di pagi hari, Susannah melanjutkan kerja di dapur MBG hingga sore atau malam hari demi menopang ekonomi keluarga bersama suaminya yang bekerja sebagai kuli bangunan.

3. Dikenal sosok yang mandiri, pantang mengeluh, dan taat beribadah

Suasana rumah Susannah yang viral dipanggil presiden ke DPR, menerangkan mereka adalah penjahit borongan lap kain majun saat didatangi wartawan di rumahnya di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Minggu (16/8/2026). (IDN Times/Linna Susanti)

Di mata keluarga dan tetangga sekitar, Susannah dikenal sebagai pekerja keras sejak muda.

Meski harus melakoni berbagai pekerjaan berat untuk membesarkan tiga orang anaknya, dimana yang tertua telah lulus SMA, anak kedua kelas 3 SMP, dan yang bungsu kelas 5 SD ia tak pernah mengeluhkan keadaannya.

"Kalau dikeluhin sih enggak. Dia mah enjoy aja orangnya. Memang dia mah orangnya dari dulu, dari zaman dia perawan itu memang orangnya mandiri. Enjoy orangnya, sopan, ibadahnya rajin. Saya salut sama dia, pendidikan ngedidik anaknya juga saya salut," tutur Yuliana.

Susannah sendiri saat IDN Times berkunjung ke rumahnya sedang tidak ada di tempat. Keluarganya menyebut, Susannah masih berada di Jakarta.

Curated For You

Editorial Team

Related Article