Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Menhan Prancis Temui Sjafrie, Bahas Latihan Garuda Guerrier 2026

3 min read
Menhan Prancis Temui Sjafrie, Bahas Latihan Garuda Guerrier 2026
Menteri Angkatan Bersenjata dan Veteran Prancis, Catherine Vautrin (kiri) dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin ketika bertemu di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat. (IDN Times/Santi Dewi)
  • Menteri Prancis Catherine Vautrin bertemu Menhan Sjafrie di Jakarta untuk membahas latihan bersama Garuda Guerrier antara TNI dan militer Prancis di Prancis pada November 2026.
  • Indonesia dan Prancis akan melanjutkan dialog pertahanan pada November 2026, dengan fokus memperkuat interoperabilitas, profesionalisme personel, serta hubungan antarangkat bersenjata.
  • Prancis mendukung pendidikan taruna Indonesia, sementara Vautrin meninjau proyek dua kapal selam Scorpene hasil kerja sama Naval Group dan PT PAL yang sebagian besar diproduksi di Surabaya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Angkatan Bersenjata dan Veteran Prancis, Catherine Vautrin, mengunjungi kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat pada Rabu (23/9/2026). Salah satu poin yang dibahas yakni soal latihan bersama Garuda Guerrier antara TNI dengan tentara Prancis pada November mendatang.

"Kehadiran Yang Mulia dalam rangka kedua militer akan melaksanakan latihan Garuda Guerrier di Prancis pada November 2026," ungkap Sjafrie pada siang tadi.

Relasi pertahanan antara Indonesia dan Prancis diketahui sangat erat. Indonesia diketahui membeli beberapa alutsista dari Prancis mulai dari jet tempur Rafale, pesawat angkut Airbus A400M hingga kapal selam Scorpene. Vautrin sendiri diketahui pada siang tadi baru mengunjungi PT PAL di Bandung.

Ketika Vautrin ke Jakarta, personel Angkatan Udara dan Antariksa Prancis sudah lebih dulu berada di Indonesia sejak Minggu kemarin. Mereka memboyong sejumlah alutsista lewat misi Pegase 26.

Sjafrie pun menyambut dengan hangat delegasi Misi Pegase 2026 yang akan berada di Jakarta hingga 25 September 2026.

  1. 1. RI-Prancis akan gelar dialog kedua negara pada November 2026

    Sjafrie Sjamsoeddin, Catherine Vautrin, Prancis
    Menteri Angkatan Bersenjata dan Veteran Prancis, Catherine Vautrin (kanan) dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kiri) ketika bertemu di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat. (IDN Times/Santi Dewi)

    Lebih lanjut, kata Sjafrie, kedua menhan juga akan kembali bertemu pada November 2026 lewat mekanisme dialog di antara kedua negara. Mantan Pangdam Jaya itu berharap, pertemuan kedua menhan bisa menjadi momentum paling penting dalam rangka penguatan di antara kedua bangsa.

    "Kerja sama yang sudah kita lakukan ini tidak lepas pada hubungan antara kedua presiden, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron," kata dia.

    Sjafrie berharap, relasi pertahanan di antara kedua negara akan terus meningkat. Relasi yang terjalin, kata Sjafrie, diharapkan tidak hanya pengadaan alutsista tetapi juga dalam peningkatan kemampuan profesional personel dan hubungan antar angkatan bersenjata.

    Pernyataan senada juga disampaikan oleh Menteri Vautrin. Ia mengatakan, dalam membangun relasi kedua negara maka kemitraan menjadi kata yang menjadi benang merahnya. "Karena dalam kemitraan ini adalah kesepakatan baik bagi Prancis maupun Indonesia untuk bekerja sama. Ini akan meningkatkan kemampuan interoperabilitas kedua angkatan bersenjata kita," kata Vautrin.

  2. 2. Menhan Prancis mendukung pengembangan kemampuan prajurit militer

    Catherine Vautrin, Sjafrie Sjamsoeddin
    Menteri Angkatan Bersenjata dan Veteran Prancis, Catherine Vautrin (kiri) dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin ketika bertemu di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat. (IDN Times/Santi Dewi)

    Menhan Vautrin juga sepakat untuk mengembangkan relasi pertahanan tidak hanya sebatas pengadaan alutsista. Ia mendukung penuh pengembangan personel militer.

    "Di saat kita berjalan di antara barisan taruna, kita menyinggung bahwa kerja sama di antara kedua angkatan bersenjata tidak akan ada artinya kalau tidak ada manusia. Saya ingin mengucapkan pada kesempatan ini, kami Prancis akan selalu senang menyambut para taruna atau para perwira yang ingin melanjutkan pendidikan dan pelatihan di Prancis, khususnya sekolah angkatan bersenjata Prancis," katanya.

    Ia turut menyinggung dialog strategis perdana antara Prancis-Indonesia yang dijadwalkan digelar pada akhir tahun ini. Menurut Vautrin, dialog tersebut sebaiknya digelar pada November lantaran di momen tersebut juga digelar pameran dirgantara Euronaval.

    "Saya akan hadir di sana. Apabila agenda bapak memungkinkan maka saya akan senang sekali untuk menyambut bapak dan melanjutkan pembicaraan kita," tutur dia.

  3. 3. Menhan Catherine Vautrin akan kunjungi PT PAL untuk lihat pembuatan kapal selam

    Kementerian Pertahanan teken kontrak dengan Naval Group untuk pembelian dua kapal selam Scorpene Evolved Full LiB. (www.x.com/@navalgroup)
    Kementerian Pertahanan teken kontrak dengan Naval Group untuk pembelian dua kapal selam Scorpene Evolved Full LiB. (www.x.com/@navalgroup)

    Sementara, selama berada di Indonesia, Menhan Vautrin akan berkunjung ke PT PAL di Surabaya. Ia ingin melihat perkembangan pembangunan kapal selam bersama antara Naval Group dengan PT PAL. Rencananya akan dibangun dua kapal selam. Pembangunan itu ditandai dengan adanya pemotongan pelat baja.

    "Momen ini sudah dinanti lama dan pemotongan pelat baja pertama untuk kapal selam Scorpene di Surabaya. Kerja sama antara PT PAL dengan Naval Group merupakan wujud kemitraan yang sedang dijalin Prancis dan Indonesia. Di mana sebagian besar dari kapal selam tersebut diproduksi di Surabaya, Indonesia," kata Vautrin.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More