Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Modifikasi Cuaca di Bromo Tak Bisa Dilakukan, Water Bombing Dikerahkan
Pelaksanaan OMC yang dilakukan BNPB di wilayah Sumaters Selatan pada Selasa (4/8). Operasi dikendalikan dari Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang. (Dok. BNPB)
  • Peluang Operasi Modifikasi Cuaca di kawasan TNBTS dalam 10 hari mendatang sangat kecil berdasarkan perhitungan teknokratik.
  • Pemerintah mengandalkan operasi water bombing dari udara dan pasukan darat untuk memadamkan api.
  • Water bombing berlanjut hingga kondisi terkendali, sementara struktur incident commander disiapkan untuk koordinasi penanganan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang paling diandalkan untuk pemadaman?
Vote Now
Minggu (9/8/2026)

Menhut mengecek kondisi kebakaran di kawasan TNBTS. Menhut menyatakan telah berkomunikasi langsung dengan Kepala BMKG mengenai kondisi cuaca.

10 hari ke depan

Operasi Modifikasi Cuaca tidak dapat dilakukan. Peluang pelaksanaannya dinilai sangat kecil berdasarkan perhitungan teknokratik.

Hari ini

Sebanyak 30 water bombing direncanakan, dengan 20 telah dilakukan dan 10 tersisa.

beberapa bulan ke depan

Kesiapsiagaan diperlukan untuk menghadapi potensi kebakaran.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang paling diandalkan untuk pemadaman?
Vote Now
  • What?
    Pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru terus dilakukan.
  • Who?
    Pemerintah, Menhut Raja Antoni, BMKG, pasukan darat, dan unsur yang terlibat dalam pemadaman.
  • Where?
    Di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur.
  • When?
    Minggu (9/8/2026), saat Menhut mengecek kondisi kebakaran di kawasan TNBTS.
  • Why?
    Operasi Modifikasi Cuaca dinilai hampir mustahil dilakukan dalam 10 hari ke depan berdasarkan perhitungan teknokratik terkait kondisi cuaca.
  • How?
    Pemadaman difokuskan melalui water bombing dari udara dan pengerahan pasukan darat secara berkelanjutan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang paling diandalkan untuk pemadaman?
Vote Now

Api di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sedang dipadamkan. Menhut Raja Antoni dan pemerintah memakai water bombing dari udara serta pasukan di darat. Modifikasi cuaca belum bisa dilakukan sampai 10 hari ke depan. Water bombing akan terus dilakukan sampai api padam dan kawasan bisa beroperasi lagi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang paling diandalkan untuk pemadaman?
Vote Now

Pengerahan water bombing dan pasukan darat menunjukkan penanganan dilakukan melalui dua kekuatan utama secara berkelanjutan. Pembentukan struktur incident commander juga dapat membuat pekerjaan lebih teratur, rapi, dan terkoordinasi, sehingga kebutuhan serta tantangan selama proses pemadaman dapat segera ditangani oleh seluruh unsur yang terlibat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang paling diandalkan untuk pemadaman?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, terus dilakukan. Pemerintah akan mengandalkan water bombing dan pasukan darat.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah pihaknya berkomunikasi langsung dengan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi cuaca. Berdasarkan perhitungan teknokratik, peluang pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam 10 hari mendatang sangat kecil.

“Operasi Modifikasi Cuaca tidak bisa dilakukan sampai 10 hari ke depan. Tadi sudah saya telepon langsung kepada Kepala BMKG, tadi juga ada staf beliau yang datang. Secara matematis, secara teknokratik dihitung, hampir mustahil 10 hari ke depan ada OMC,” ujar Menhut usai mengecek kondisi kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Minggu (9/8/2026).

1. Operasi water bombing dan pengerahan pasukan darat jadi solusi

Ilustrasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Pulau Sumatra. (IDN Times/Rangga Erfizal)

Karena itu, strategi pemadaman akan difokuskan pada dua kekuatan utama, yakni operasi water bombing dari udara dan pengerahan pasukan darat. Kedua upaya tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan sampai api benar-benar padam dan kawasan dapat kembali beroperasi.

“Jadi kita betul-betul mengandalkan: satu, water bombing, yang kedua, pasukan darat,” katanya.

2. Water bombing terus dilakukan hingga kebakaran benar-benar terkendali

Proses water bombing oleh tim satgas Udara Karhutla Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)

Menhut Raja Juli menegaskan, water bombing akan terus dilakukan hingga kondisi kebakaran benar-benar terkendali. Operasi udara tersebut tidak akan dihentikan sebelum kawasan dinyatakan aman dan seluruh aktivitas dapat kembali berjalan.

“Hari ini 30 water bombing, tinggal 10 lagi karena udah 20. InsyaAllah sampai padam, sampai semua bisa beroperasi lagi baru nanti water bombing-nya berhenti,” ujar Menhut.

3. Penanganan kebakaran tidak hanya berfokus pada pemadaman

Ilustrasi Water Bombing memadamkan api akibat karhutla (IDN Times/Rangga Erfizal)

Menhut mengatakan, penanganan kebakaran tidak hanya berfokus pada pemadaman api saat ini, tetapi juga membutuhkan kesiapsiagaan untuk menghadapi potensi kebakaran hingga beberapa bulan ke depan.

“Kita juga sudah rapat untuk membuat incident commander. Jadi dibuat struktur supaya pekerjaan ini lebih teratur, lebih rapi, lebih terstruktur, semua kebutuhan, tantangan bisa dikoordinasikan sehingga pemadaman ini akan bisa lebih baik,” ujar Raja Juli.

Menurutnya, pembentukan struktur incident commander diperlukan agar seluruh unsur yang terlibat dapat bekerja dalam satu koordinasi. Dengan begitu, kebutuhan maupun tantangan yang muncul selama proses pemadaman dapat segera ditangani.

Pilih fokus penanganan pemadaman di TNBTS

Menurutmu, mana yang paling diandalkan untuk pemadaman?

See More
Water bombing dari udara
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Pasukan darat

Curated For You

Editorial Team

Related Article