Jakarta, IDN Times - Ketua DPP Partai NasDem Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menawarkan skema ambang batas (parlimentary threshold) tunggal secara nasional, tetapi bisa berdampak ke daerah.
Rifqi mengatakan, misalnya dengan ambang batas enam persen partai politik tidak lolos di tingkat nasional, maka suara parpol tersebut dianggap hangus atau tidak lolos pada pemilihan legislatif, baik di kabupaten/kota atau tingkat provinsi.
"Contoh, 6 persen parliamentary threshold nasional, yang jika partai politik tertentu tidak memenuhi 6 persen parliamentary threshold nasional, maka secara otomatis keberadaan suara dan atau kursinya di tingkat provinsi, kabupaten, kota dinyatakan tidak berlaku atau hangus," kata Rifqi kepada wartawan, Jumat (24/4/2026).
