Jakarta, IDN Times - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Tonny Harjono menjelaskan makna di balik langkah instansinya melakukan demo udara di tiap Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia. Menurutnya, demo udara tidak hanya untuk unjuk kemampuan para pilot TNI AU.
"Jadi, alutsista atau pesawat-pesawat itu kan dibeli menggunakan uang rakyat. Kami ingin menunjukkan pertanggungjawaban kami kepada masyarakat mengenai profesionalisme para penerbang dan prajurit TNI AU," ungkap Tonny di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat usai menghadiri upacara pengibaran bendera di HUT ke-81 RI, Senin (17/8/2026).
Momen HUT ke-81 RI turut dimanfaatkan oleh TNI AU untuk memamerkan sejumlah alutsista yang baru tiba di Tanah Air. Ada tiga jenis alutsista, yaitu Dassault Rafale, pesawat nirawak Anka-S, dan pesawat angkut Airbus A400M.
Ketika ditanyakan durasi persiapan para pilot untuk bisa tampil prima di HUT ke-81 RI, Tonny menyebut mereka menyiapkan selama satu pekan.
"Seminggu sebelum tanggal 17 (Agustus) ini, atau Minggu lah, secara bergiliran sudah berdatangan ke Jakarta," tutur perwira tinggi di TNI AU itu.
Seperti yang diketahui hanya pesawat Airbus A400M yang ditempatkan di Jakarta. Sisa alutsista lainnya ditempatkan di luar Jakarta.
