Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pembangunan JPO di Bogor Jadi Prioritas, Total Dana Capai Rp5,3 Miliar
Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Paledang didekat Stasiun Bogor. IDN Times/Istimewa
  • Pemkot Bogor mengalokasikan Rp5,3 miliar dari APBD 2026 untuk membangun JPO baru di Lebak Sari dan membongkar JPO lama dekat Stasiun Bogor demi keselamatan warga.
  • JPO baru di Lebak Sari senilai Rp2,7 miliar memiliki panjang 45,6 meter dan melibatkan tenaga kerja lokal, ditargetkan rampung pada akhir November 2026.
  • Dishub Bogor menutup arus lalu lintas dini hari selama pembongkaran JPO lama dan mengalihkan kendaraan ke beberapa ruas jalan alternatif guna menjaga keamanan pengguna jalan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pemerintah di Bogor mau bikin jembatan baru buat orang nyebrang di tempat namanya Lebak Sari. Uangnya banyak banget, lima koma tiga miliar. Jembatan lama dekat stasiun dibongkar karena rusak dan bahaya. Ada orang-orang kerja pasang besi dan gali tanah. Jalanan ditutup malam hari biar aman waktu bongkar jembatan itu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bogor, IDN Times – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, memprioritaskan pembangunan serta penataan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) pada tahun anggaran 2026 dengan total alokasi dana mencapai Rp5,3 miliar.

Anggaran tersebut dikucurkan untuk membiayai dua proyek JPO strategis sekaligus, yakni pembangunan JPO baru di wilayah Lebak Sari senilai Rp2,7 miliar serta proyek pembongkaran struktur JPO lama di dekat Stasiun Bogor yang menelan biaya sebesar Rp2,6 miliar.

Lurah Paledang, Ali Firdaus Abdul Kadir, menjelaskan bahwa proyek pembangunan ini diwujudkan lewat alokasi dana gabungan pasca-terbitnya kontrak kerja guna mengamankan titik rawan longsor serta menyingkirkan elemen struktural usang yang terbengkalai.

​"Pemerintah Kota Bogor memprioritaskan anggaran Rp5,3 miliar dari APBD 2026 untuk membangun JPO baru di Lebak Sari dan membongkar JPO lama dekat Stasiun Bogor yang membahayakan demi menjamin keselamatan warga mulai pekan ini," ujar Ali, Kamis (25/6/2026).

​1. JPO baru Lebak Sari senilai Rp2,7 miliar ditargetkan selesai akhir November

Penutupan Jembatan Paledang jelang pembakaran renovasi. IDN Times/Istimewa

Ali Firdaus memaparkan, proyek JPO pejalan kaki di wilayah Lebak Sari telah resmi mengantongi kontrak kerja sejak 25 Mei 2026 dengan masa pengerjaan 180 hari kalender.

Jembatan baru ini dirancang dengan spesifikasi panjang 45,6 meter dan lebar 1,8 meter. Guna memfasilitasi kelancaran proyek, pemerintah daerah juga telah membeli sebagian lahan di sekitar bangunan Posyandu Lebak Sari agar penataan infrastruktur menjadi lebih rapi.

​"Proses pengerjaan sudah berjalan (on the way), diawali dengan pembongkaran dan pemasangan besi untuk pondasi penahan tanah menggunakan karung-karung di titik rawan longsor. Medan di Paledang ini cukup sulit, material tidak bisa langsung masuk ke lokasi pengerjaan karena kondisi lingkungan yang padat. Namun, kami memaksimalkan pemberdayaan tenaga kerja lokal, di mana saat ini ada sekitar 14 warga setempat yang ikut dilibatkan dalam proyek," jelas Ali.

2. ​JPO lama dekat Stasiun Bogor dibongkar dengan anggaran APBD Rp2,6 miliar

Lurah Paledang, Ali Firdaus Abdul Kadir saat di wawancara di Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota BogorIDN Times/Istimewa

Ali Firdaus mengatakan, ​selain membangun fasilitas penyeberangan baru, prioritas penataan JPO menyasar titik di perkotaan dengan membongkar total struktur bangunan JPO Paledang lama di dekat Stasiun Bogor.

Jembatan penyeberangan tersebut sudah lama ditutup lantaran kondisinya rusak dan membahayakan keselamatan publik. Proses pembongkaran aset ini menggunakan alokasi APBD 2026 sebesar Rp 2,6 miliar dan dijadwalkan mulai berjalan dalam sepekan ke depan.

​"Sebagai gantinya, pemerintah menyediakan fasilitas pelican crossing (lampu penyeberangan pejalan kaki) demi menjamin keselamatan masyarakat yang menyeberang. Kami mengimbau kepada seluruh warga, khususnya di wilayah RW 01 and sekitarnya, agar lebih berhati-hati saat melintas selama proses pembongkaran JPO lama ini berlangsung," imbau Ali Firdaus.

3. ​ Imbas pembongkaran, Dishub lakukan penutupan arus lalu lintas dini hari

ilustrasi rambu stop (unsplash.com/@cdrying)

​Merespons dimulainya proses pembongkaran JPO Paledang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor mengamankan jalur darat di sekitar lokasi. Dishub menutup arus lalu lintas yang mengarah ke area pengerjaan setiap pukul 00.00 WIB sampai 04.30 WIB pada Jumat (26/6/2026) hingga Kamis (2/7/2026).

​Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Bogor, Dody Wahyudin, mengimbau masyarakat untuk menghindari sejumlah ruas jalan utama dan memanfaatkan jalur pengalihan yang telah disiapkan.

​"(Hindari) Jalan Paledang, Jalan Mayor Oking, Jalan Kapten Muslihat dan Jalan Raya Dramaga (arah Stasiun Bogor dan arah Dramaga). Arus lalu lintas dari Jalan Kapten Muslihat arah Jalan Veteran dialihkan ke Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Martadinata, Jalan Merdeka atau melalui Jalan Sarif Bustaman (Empang)," pungkas Dody.

Editorial Team

Related Article