Jakarta, IDN Times – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya menyisakan hutan yang terbakar dan kepulan asap. Bagi masyarakat adat di Kalimantan Barat, kebakaran juga mengubah kehidupan sehari-hari karena hutan selama ini menjadi sumber pangan, obat-obatan, penghidupan, hingga ruang belajar musnah.
Hal itu disampaikan pemuda adat asal Kalimantan Barat, Delly Sape, dalam diskusi publik Yayasan Madani Berkelanjutan yang bertema “Sudah Jatuh, Tertimpa Asap”, pada Kamis (10/9/2026).
Menurut Delly, karhutla membuat masyarakat kehilangan berbagai sumber kehidupan yang selama ini bergantung pada hutan.
