Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

PMI Siap Kirim 2.500 Ton Bantuan Pendidikan dan Rehabilitasi ke Sumatra

IMG-20260101-WA0064.jpg
Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla saat meninjau Gudang Logistik PMI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (1/1/2026) (dok. PMI)
Intinya sih...
  • Perlengkapan sekolah jadi prioritas utama
    • Bantuan berupa buku pelajaran, alat tulis, dan paket sekolah lengkap disiapkan untuk mendukung aktivitas belajar mengajar yang kembali berjalan.
    • Alat kebersihan hingga perlengkapan rehabilitasi disalurkan
      • Bantuan meliputi cangkul, peralatan kebersihan, dan perlengkapan lain untuk membantu membersihkan rumah dan lingkungan warga pasca bencana.
      • Armada air bersih siap diterjunkan ke wilayah terdampak
        • PMI menyiapkan 90 unit armada tangki air untuk peny
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times — Palang Merah Indonesia (PMI) menyiapkan bantuan logistik dalam jumlah besar untuk mendukung penanganan darurat dan rehabilitasi wilayah terdampak bencana. Total bantuan yang disiapkan mencapai sekitar 2.500 ton dan akan mulai dikirim dalam waktu dekat.

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla mengatakan, bantuan tersebut mencakup berbagai kebutuhan dasar, termasuk perlengkapan pendidikan bagi anak-anak sekolah. Hal itu disampaikan usai meninjau Gudang Logistik PMI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (1/1/2026).

1. Perlengkapan sekolah jadi prioritas utama

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla
Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla saat meninjau Gudang Logistik PMI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (1/1/2026) (dok. PMI)

Jusuf Kalla menjelaskan, PMI memberi perhatian khusus pada kebutuhan pendidikan karena aktivitas belajar mengajar mulai kembali berjalan. Bantuan yang disiapkan berupa buku pelajaran, alat tulis, hingga paket sekolah lengkap.

“Anak-anak sudah mulai masuk sekolah, jadi kami siapkan kebutuhan pendidikan, berupa buku tulis sebanyak 1,5 juta dan 20 ribu paket sekolah,” ujar Jusuf Kalla.

Menurutnya, dukungan pendidikan menjadi bagian penting dari upaya pemulihan agar anak-anak terdampak bencana tidak tertinggal dalam proses belajar.

2. Alat kebersihan hingga perlengkapan rehabilitasi disalurkan

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla
Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla saat meninjau Gudang Logistik PMI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (1/1/2026) (dok. PMI)

Selain bantuan pendidikan, PMI juga menyiapkan berbagai alat untuk mendukung rehabilitasi pascabencana. Bantuan tersebut meliputi cangkul, peralatan kebersihan, serta perlengkapan lain yang dibutuhkan untuk membersihkan rumah dan lingkungan warga.

“Sebagian bantuan ini memang untuk tanggap darurat, tetapi lebih banyak difokuskan pada rehabilitasi,” kata Jusuf Kalla.

PMI berharap bantuan ini dapat mempercepat pemulihan lingkungan dan membantu masyarakat kembali beraktivitas secara normal.

3. Armada air bersih siap diterjunkan ke wilayah terdampak

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla
Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla saat meninjau Gudang Logistik PMI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (1/1/2026) (dok. PMI)

Untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat, PMI juga menyiapkan 90 unit armada tangki air. Rinciannya, 60 unit untuk penyediaan air bersih dan 30 unit khusus untuk pembersihan lingkungan.

Seluruh bantuan tersebut dijadwalkan mulai diberangkatkan pada Sabtu, 3 Januari 2026 menggunakan kapal Kalla Lines.

Jusuf Kalla menegaskan, PMI akan terus memastikan distribusi bantuan berjalan tepat waktu dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak, terutama dalam mendukung pemulihan serta keberlanjutan aktivitas pendidikan.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More

Ancaman Gigitan Ular Mengintai Baduy, Antibisa jadi Kebutuhan Utama

02 Jan 2026, 07:26 WIBNews