Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polisi Dalami Dugaan Penyekapan hingga TPPO di Kasus PRT Benhil
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto (IDN Times/Irfan Fathurohman)
  • Polisi menyelidiki dugaan penyekapan, TPPO, dan eksploitasi anak terkait kematian PRT yang melompat dari lantai empat kos majikan di kawasan Benhil, Jakarta Pusat.
  • Penyidik telah menyita rekaman CCTV, menunggu hasil visum autopsi, serta memeriksa sembilan saksi termasuk penjaga kos, sopir, penyalur, pemberi kerja, dan korban selamat.
  • Dua PRT diduga melompat karena tidak betah bekerja; satu tewas dan satu luka patah tangan, sementara korban selamat mengaku majikannya bersikap galak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
22 April 2026

Dua pekerja rumah tangga melompat dari lantai empat indekos di kawasan Benhil, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Salah satu korban berusia 15 tahun meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami patah tangan.

23 April 2026

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra menjelaskan bahwa kedua PRT diduga melompat karena tidak betah bekerja dan ingin kabur. Korban selamat mengaku majikannya bersikap galak dan sadis.

27 April 2026

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan polisi mendalami dugaan penyekapan, TPPO, dan eksploitasi anak dalam kasus tersebut. Penyidik telah menyita rekaman CCTV, memeriksa sembilan saksi, dan menunggu hasil visum autopsi korban.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Polisi tengah menyelidiki dugaan penyekapan, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dan eksploitasi anak terkait kasus dua pekerja rumah tangga yang melompat dari lantai empat kos di kawasan Benhil.
  • Who?
    Penyelidikan dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Pusat bersama Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Korban adalah dua pekerja rumah tangga, salah satunya berusia 15 tahun dan meninggal dunia.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di sebuah indekos milik majikan di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
  • When?
    Kejadian berlangsung pada Rabu malam, 22 April 2026. Keterangan resmi polisi disampaikan pada Senin, 27 April 2026.
  • Why?
    Dari keterangan awal korban selamat, mereka melompat karena merasa tidak betah bekerja dan ingin kabur akibat sikap majikan yang disebut galak. Motif pasti masih dalam pendalaman penyidik.
  • How?
    Dua pekerja rumah tangga nekat melompat dari lantai empat kos. Satu korban tewas, satu lainnya mengalami patah tangan. Polisi telah menyita rekaman CCTV dan memeriksa sembilan saksi untuk mengungkap unsur pidana.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Dua mbak yang kerja di rumah orang loncat dari lantai empat karena gak betah sama majikannya. Satu mbak meninggal, satu lagi tangannya patah tapi masih hidup. Polisi sekarang cari tahu kenapa bisa begitu. Polisi udah ambil rekaman kamera dan tanya banyak orang buat tahu siapa yang salah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Langkah cepat kepolisian dalam mendalami dugaan penyekapan dan TPPO pada kasus PRT Benhil menunjukkan komitmen serius terhadap perlindungan korban dan penegakan hukum. Dengan menyita rekaman CCTV, memeriksa sembilan saksi, serta menunggu hasil visum, penyidik tampak berupaya memastikan setiap unsur pidana terungkap secara transparan dan menyeluruh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Polisi tengah mendalami dugaan penyekapan, tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan eksploitasi terhadap anak dalam kasus meninggalnya pekerja rumah tangga (PRT) yang melompat dari lantai empat kos milik sang majikan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan, pendalaman unsur pidana itu dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Pusat bersama Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Penyidik masih mendalami dugaan tindak pidana yang ada dengan pasal yang diterapkan antara lain terkait penyekapan, TPPO, dan eksploitasi terhadap anak," ujar dia dalam keterangan tertulis, Senin (27/4/2026).

1. Polisi telah menyita CCTV dan memeriksa saksi-saksi

Kabid Humas Polda Metro, Kombes Pol Budi Hermanto (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Budi mengatakan, saat ini penyidik telah menyita rekaman CCTV dan masih menunggu hasil visum dari autopsi yang dilakukan kepada para korban.

Dalam kasus ini, penyidik juga telah memeriksa total sembilan orang saksi mulai dari penjaga kos, sopir, penyalur, pemberi kerja hingga korban yang selamat.

"Soal informasi adanya pihak yang diamankan saat ini masih proses pendalaman dan akan kami sampaikan lebih lanjut secara resmi sesuai perkembangan penyidikan," ujar dia.

2. Dua PRT lompat dari lantai empat

Kabid Humas Polda Metro, Kombes Pol Budi Hermanto (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Diberitakan, dua PRT melompat dari lantai empat sebuah indekos di kawasan Benhil, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/4/2026) malam. Salah satu PRT yang masih berusia 15 tahun dilaporkan tewas dalam insiden itu.

Dari hasil pendalaman sementara, diduga dua PRT itu nekat melompat lantaran tidak betah bekerja dan ingin kabur.

"Orang itu katanya gak betah. Terus dia kabur sama saksi satu. Jadi berdua loncat dari lantai empat. Satu meninggal, satu patah tangan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra kepada jurnalis, Kamis (23/4/2026).

3. Korban selamat mengaku tak betah

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Berdasarkan keterangan korban selamat, mereka mengaku tak betah lantaran majikannya galak. Namun, kata Roby, hal ini masih perlu dilakukan pendalaman.

"Iya, galak, galak. Begitulah, sadis lah, galak. Nah itu kan bisa saja dengan omongan, bisa saja dengan tindakan. Kita juga belum tahu karena belum selesai pemeriksaan," ujar dia.

Editorial Team