Jakarta, IDN Times - Puluhan polisi berjaga di sekitar Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026) pagi. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung mengatakan, dua kompi personel diterjunkan usai bentrokan yang terjadi kemarin.
"Kita terjunkan dua kompi. Satu polda, satu polres," kata dia saat ditemui di lokasi.
Pantauan IDN Times, di lokasi sekitar pukul 08.25 WIB, dua bus dan satu truk milik Brimob masih siaga di kawasan Jalan Matraman Dalam. Selain itu, ada tim motor patroli perintis dari Polda Metro Jaya yang ada di lokasi.
Meski begitu, aktivitas masyarakat terlihat kembali normal. Lalu lintas terpantau padat karena jam sibuk, saat orang berangkat kerja.
"Sudah kembali normal dari pagi, tapi masih ada polisi Brimob yang jaga di belakang (Matraman Dalam)," kata salah satu tukang parkir di sekitar lokasi kejadian.
Tukang parkir yang enggan disebutkan namanya ini menjelaskan, bentrok bermula dari salah satu kelompok yang membuat onar sehingga membuat warga sekitar jengkel. Ia menyebut, kelompok masyarakat itu juga sempat bentrok dengan gangster. Saat bentrok terjadi, ia sedang berkerja menjaga salah satu restoran.
"Ya kita kaget tiba-tiba kok ada warga mondar-mandir bawa senjata, parang dan sebagainya," ujar Yanto, bukan nama sebenarnya.
Yanto mengaku, saat bentrok terjadi, ia pasang badan menjaga restoran tersebut. Sebab banyak pengunjung dan karyawan restoran ketakutan karena tak bisa keluar. Sekitar belasan orang tertahan di dalam restoran menunggu bisa keluar.
"Untungnya ada ketua kelompoknya yang datang menjamin warga bisa keluar. Akhirnya bisa keluar. Tapi sempat ketahan lama ini pengunjung dan karyawan nggak bisa pulang," ucapnya.
