Prabowo: Dalam Dua Tahun, Berkali-kali Saya Mau Disogok!

- Presiden Prabowo menyaksikan penyerahan hasil penagihan denda administratif kehutanan senilai Rp13,24 triliun oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan di Kejaksaan Agung.
- Prabowo mengaku berkali-kali menjadi sasaran upaya suap dalam dua tahun terakhir dan menegaskan komitmennya melawan korupsi serta memperbaiki institusi.
- Ia meminta Satgas PKH dan jajaran pemerintah tidak gentar menghadapi mafia, serta menegaskan pilihan untuk tetap membela rakyat dan kekayaan alam Indonesia.
Take a Deeper Reads

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan hasil penagihan denda administratif di bidang kehutanan sebesar di Rp13.241.335.681.910,13 di Kejaksaan Agung oleh Satgas Penertiban Kawas Hutan (PKH). Prabowo menegaskan akan terus memerangi praktik korupsi.
Prabowo berpesan kepada seluruh anggota Satgas PKH untuk tidak gentar menghadapi mafia. Dalam kesempatan itu, Prabowo mengaku berkali-kali akan disuap.
"Kita paham negara kita berada dalam yang tidak baik-baik saja, kita melihat puluhan tahun, institusi-institusi kita dirusak, menteri-menteri kita, dirjen-dirjen kita mau disogok, jangankan menteri, dirjen, saya mau disogok, dalam dua tahun ini berkali-kali saya mau disogok," ujar Prabowo, Selasa (6/10/2026).
Prabowo mengatakan, seluruh jajarannya di Kabinet Merah Putih sudah paham sikap dan tekadnya terkait pemberantasan korupsi.
"Saya paham, kita lihat dan kita berusaha memperbaiki, dengan persuasif, dengan dakwa, dakwa kebenaran, dakwa kebangsaan, dengan bicara, dengan meyakinkan di mana-mana saya diundang, pasti saudara tahu, apa pesan saya, menteri-metneri yang ikut dengan saya tahu sikap saya, tekad saya, kehendak saya," ucap dia.
Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan, sepanjang sejarah manusia, akan selalu ada pertentangan antara mereka yang berjalan di jalan benar. Menurutnya, apabila ada yang ingin jujur, akan selalu menghadapi tantangan.
"Dan mereka yang ingin membela kejahatan tantangan ini selalu ada, kita paham itu, pilihannya adalah pada diri kita, apakah ktia berani memilih jalan kebenaran atau kita menyerah kepada kekuatan yang serakah kekuatan yang tidak setia kepada bangsa ini, kekuatan yang menghina rakyat, kekuatan yang bekerja agar Indonesia terus miskin padahal kita negara yang sangat kaya," kata dia.
Lebih lanjut, Prabowo mempersilakan apabila ada jajarannya yang ingin bergabung dengan mafia yang mencuri sumber daya alam Indonesia. Prabowo kemudian menyampaikan terima kasih kepada mereka yang ingin tetap bersamanya.
"Silakan saudara nonton atau kalau saudarapun mau bergabung dengan kelompok yang menjarah kekauaan kita, kalau saudara mau lebih setiap kepada kekuatan-kekuatan itu, silakan, saya terima kasih yang masih mau berjuang bersama saya, berjuang untuk rakyat kita, berjuang untuk mereka yang tidak bisa bicara, mereka yang tidak punya apa-apa, berjuang mereka yang tidak punya rumah, berjuang untuk mereka yang tidak mengerti makan paginya dari mana, makan sorenya dari mana, saya terima kasih, percayalah kebenaran akan menang, percayalah kita di atas jalan yang benar," ucap dia.





















