Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prabowo Kumpulkan Menhan hingga Kepala Staf, Beri Arahan Jelang HUT RI
Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita dan tiga kepala staf angkatan di Istana Kepresidenan. (Dokumentasi Sekretariat Kabinet)
  • Presiden Prabowo mengumpulkan Menhan, Panglima TNI, wakil panglima, dan kepala staf menjelang HUT ke-81 RI untuk menerima laporan program strategis TNI.
  • Program yang dilaporkan mencakup target 2.500 jembatan desa pada Agustus 2026, hampir 3.000 titik air bersih, serta perluasan listrik masuk desa di wilayah terluar.
  • Prabowo mengarahkan perayaan 17 Agustus dibuat spesial melalui atraksi dan karnaval; TNI juga menyiapkan bakti sosial serentak untuk mendukung pemerataan pembangunan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Presiden Prabowo mengajak Pak Sjafrie, Jenderal Agus, dan para kepala TNI bertemu di Istana. Mereka bicara tentang ulang tahun Indonesia ke-81. TNI sedang membuat jembatan, air bersih, dan listrik untuk desa. Pada 17 Agustus nanti akan ada terjun payung, pertunjukan udara, dan karnaval.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (6/8/2026) mengumpulkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita hingga tiga kepala staf di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Para petinggi TNI itu dikumpulkan jelang HUT ke-81 RI. Di dalam pertemuan tersebut, Agus dan tiga kepala staf melaporkan perkembangan berbagai program strategis yang telah dijalankan oleh TNI.

"Beberapa program yang menjadi perhatian antara lain progres pembangunan 2.500 jembatan desa yang ditargetkan pada Agustus 2026," ungkap Sekretaris Kabinet, Letnan Kolonel TNI Teddy Indra Wijayai dalam akun media sosialnya.

Selain itu, TNI Angkatan Darat (AD) juga melaporkan pembangunan hampir 3.000 titik air bersih di berbagai wilayah di Indonesia. Program itu dinamakan TNI AD Manunggal Air. Selain itu, petinggi TNI juga menjelaskan ke Prabowo program listrik masuk desa, khususnya di wilayah-wilayah terluar.

"Implementasi listrik masuk desa masih terus berjalan sepanjang tahun ini," tutur dia.

1. Prabowo berharap puncak HUT ke-81 RI berkesan bagi masyarakat

Presiden Prabowo Subianto silaturahmi dengan Kadin Pusat dan Daerah di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Lebih lanjut, Prabowo turut memberikan arahan secara khusus agar puncak peringatan HUT ke-81 RI memberikan makna yang spesial bagi masyarakat. Hal itu dilakukan sebagai wujud semangat kemerdekaan sekaligus pengabdian kepada bangsa.

"Presiden Prabowo turut mengarahkan agar peringatan HUT ke-81 RI menghadirkan sesuatu yang spesial bagi masyarakat," ungkap Teddy.

Sebelumnya, dalam rapat Teddy bersama sejumlah pihak, pada 17 Agustus 2026 sudah disiapkan sejumlah atraksi menarik. Mulai dari terjun payung, atraksi udara, dan hiburan kesenian.

"Kami sudah membahas berbagai persiapan agenda 17-an di dalam rapat pada Jumat, 31 Juli 2026 dan memastikan dengan baik, aman dan memberikan kesan yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Indonesia," tutur dia.

2. Karnaval HUT RI kembali digelar pada 2026

Menteri ATR, Nusron Wahid ketika mengikuti karnaval HUT ke-80 RI. (ANTARA FOTO)

Sementara, mengutip kalender agenda yang sudah diungkap oleh Sekretariat Kabinet, usai peringatan HUT ke-81 RI dengan upacara, ada pula karnaval HUT RI pada Senin malam (17/8/2026). Karnaval HUT RI sudah digelar sejak tahun 2025 lalu. Pada tahun lalu karnaval terdiri dari kendaraan hias milik instansi atau lembaga pemerintah.

"Mari bersama menyambut momen, karena Indonesia bukan sekedar tempat berlangsungnya sebuah acara, tetapi rumah bagi karya, budaya, prestasi dan kolaborasi yang menginspirasi," kata Teddy di akun media sosialnya.

3. TNI berjanji jadi mitra strategis pemerintah untuk mempercepat pembangunan

Ilustrasi prajurit TNI sedang berbaris (dok. Dispenad)

Selain, membangun hampir 3.000 titik air bersih, TNI juga akan melakukan bhakti sosial. Program itu bakal digelar secara serentak di seluruh Indonesia dalam rangka HUT ke-81 RI.

"Melalui program tersebut, TNI terus memperkuat perannya, tidak hanya sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat," kata Teddy.

Curated For You

Editorial Team

Related Article