Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Senin (17/11/2025) (Instagram/@sekretariat.kabinet)
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Senin (17/11/2025) (Instagram/@sekretariat.kabinet)

Intinya sih...

  • Kunjungan Prabowo ke Pakistan jadi titik penting kedua negaraMenurut Zahid, kunjungan Presiden Prabowo ke Pakistan bulan lalu menjadi titik balik signifikan dalam hubungan bilateral.

  • Kerja sama pertahanan kedua negara berjalan baikIntensitas kunjungan pejabat tinggi kedua negara semakin meningkat, termasuk kerja sama sektor pertahanan yang terus ditingkatkan.

  • Pakistan dukung RI gelar KTT D8Pakistan menyampaikan harapan besar terhadap peran Indonesia dalam forum Developing Eight (D8) dan siap mendukung penyelenggaraan KTT D8 mendatang di Indonesia.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan delegasi Republik Islam Pakistan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (12/2/2026). Pertemuan ini menandai komitmen kedua negara untuk memperkuat kemitraan strategis di berbagai bidang, mulai dari pertahanan hingga kerja sama multilateral.

Duta Besar Republik Islam Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, menegaskan kedekatan historis hubungan kedua negara yang telah terjalin bahkan sebelum kemerdekaan masing-masing.

“Pakistan dan Indonesia adalah dua negara bersaudara. Secara historis, kita telah menjalin hubungan bilateral yang sangat baik, dan saya sangat senang mengatakan bahwa hubungan antara kedua bangsa kita ini telah ada bahkan sebelum kemerdekaan kedua negara kita,” ujar Zahid kepada wartawan, di Jakarta.

1. Kunjungan Prabowo ke Pakistan jadi titik penting kedua negara

Duta Besar Republik Islam Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri. (Dok.Biro Pers Sekretariat Presiden))

Menurut Zahid, Pakistan dan Indonesia selama ini telah bekerja sama erat di berbagai sektor strategis. Momentum penguatan hubungan tersebut, semakin terlihat dalam beberapa bulan terakhir.

Ia mengatakan, kunjungan Presiden Prabowo ke Pakistan pada bulan lalu sebagai titik penting dalam hubungan bilateral kedua negara.

“Bulan lalu, ketika Presiden Indonesia Yang Mulia Prabowo Subianto mengunjungi Pakistan, saya dapat mengatakan bahwa itu adalah titik balik yang signifikan dalam hubungan bilateral kita yang sudah sangat baik,” tuturnya.

2. Kerja sama pertahanan kedua negara berjalan baik

Duta Besar Republik Islam Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri. (Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)

Zahid juga memaparkan intensitas kunjungan pejabat tinggi kedua negara yang semakin meningkat. Di antaranya adalah kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani, hingga Menteri Kesehatan Pakistan yang berkunjung ke Jakarta beberapa waktu yang lalu.

“Dan kita akan segera mengadakan pertemuan tingkat tinggi lainnya antara Pakistan dan Indonesia,” tambahnya.

Selain itu, Zahid juga menekankan pentingnya kolaborasi kedua negara yang mewakili lebih dari seperempat populasi Muslim dunia. Sedangkan terkait kerja sama pertahanan, Zahid menegaskan bahwa kolaborasi kedua negara berjalan sangat baik dan akan terus ditingkatkan.

“Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, Pakistan dan Indonesia memiliki kerja sama yang sangat baik di semua bidang, termasuk kolaborasi sektor pertahanan. Kami telah melatih Perwira Angkatan Bersenjata Indonesia dan kami akan terus meningkatkan kolaborasi sektor pertahanan bilateral kami,” kata Zahid.

3. Pakistan dukung RI gelar KTT D8

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Senin (17/11/2025) (Instagram/@sekretariat.kabinet)

Selain itu, Zahid menyampaikan harapan besar Pakistan terhadap peran Indonesia dalam forum Developing Eight (D8). Ia menegaskan, kesiapan Pakistan untuk mendukung penyelenggaraan KTT D8 mendatang di Indonesia.

“Dan kami berharap dapat bekerja sama dengan Indonesia untuk kesuksesan KTT mendatang di Indonesia, dan juga untuk kesuksesan D8 sebagai organisasi kerja sama di antara delapan negara berkembang,” kata dia.

Editorial Team