Menhut Sampaikan Salam ASRI dari Prabowo untuk Warga Sumsel

- Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meresmikan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Banyuasin sambil menyampaikan “Salam ASRI” dari Presiden Prabowo kepada masyarakat Sumatra Selatan.
- Program ASRI, yang berarti Aman, Sehat, Resik, dan Indah, menjadi Proyek Strategis Nasional untuk memperkuat kualitas lingkungan melalui penghijauan desa serta kota di Indonesia.
- Kementerian Kehutanan mengoperasikan 59 persemaian, termasuk sembilan skala besar; tiap lokasi besar dapat memproduksi hingga 5 juta bibit per tahun, berpotensi mencapai 10 juta.
Jakarta, IDN Times - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyampaikan pesan khusus Presiden Prabowo Subianto untuk masyarakat Sumatra Selatan. Presiden menitipkan “Salam ASRI” sebagai bentuk ajakan bersama mewujudkan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
“Saya sampaikan salam hormat dari Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh masyarakat di Sumatera Selatan. Saya pamit kepada beliau untuk menghadiri acara ini, dan secara spesifik beliau mengatakan, ‘Salam ASRI kepada seluruh masyarakat Sumatera Selatan,’” ujar Raja Juli saat meresmikan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo, Banyuasin, Jumat (7/8/2026).
1. Program ASRI jadi fokus Prabowo tingkatkan kualitas lingkungan

Raja Juli menjelaskan bahwa Program ASRI merupakan bentuk perhatian besar Presiden dalam membangun kualitas lingkungan hidup. Kepala Negara juga memberi instruksi khusus kepada Kementerian Kehutanan untuk memperkuat pasokan bibit unggul demi mendukung penghijauan di berbagai daerah.
“Beliau mencanangkan Program ASRI, Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Sekaligus di forum itu memerintahkan kepada saya untuk menyiapkan persemaian-persemaian nursery dan bibit-bibit yang unggul yang baik untuk menghijaukan desa-desa kita, menghijaukan kota/kabupaten kita di seluruh Indonesia,” katanya.
2. Masuk daftar PSN, program ASRI wajib disukseskan bersama

Penetapan Program ASRI sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) membuktikan keseriusan pemerintah menjaga ekosistem. Menurut Raja Juli, sangat jarang ada kepala negara yang memberi perhatian sedetail ini pada aspek estetika dan kebersihan lingkungan.
“Jarang sekali saya kira presiden yang berbicara detail tentang pentingnya keindahan, kenyamanan, kebersihan. Oleh karena itu, sekali lagi, kami dari Kementerian Kehutanan dan kita semua saya ajak untuk bersama-sama memastikan Program ASRI Bapak Presiden Prabowo Subianto—yang sudah menjadi PSN—kita sukseskan secara bersama-sama,” imbuhnya.
3. Kemenhut kelola 59 persemaian bibit unggul di seluruh Indonesia

Guna menyokong gerakan ini, Kemenhut kini mengoperasikan 59 pusat persemaian. Jumlah tersebut terdiri dari sembilan persemaian skala besar—termasuk Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo—serta 50 persemaian skala menengah.
Satu lokasi persemaian besar tercatat mampu memproduksi hingga 5 juta bibit per tahun, bahkan berpeluang menembus 10 juta bibit jika dikelola secara maksimal. Raja Juli optimistis ketersediaan bibit unggul ini sanggup mempercepat percepatan penghijauan kawasan desa hingga perkotaan di Indonesia.

















