Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ukraina Persiapkan Operasi Serang Industri Senjata Rusia

Ukraina Persiapkan Operasi Serang Industri Senjata Rusia
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. (President Of Ukraine from Україна, CC0, via Wikimedia Commons)
  • Presiden Volodymyr Zelenskyy menginstruksikan operasi khusus untuk menyasar perusahaan industri persenjataan Rusia, termasuk mesin dan teknologi, guna mengurangi kemampuan Moskow memproduksi senjata baru.
  • Ukraina menargetkan pengembangan rudal balistik domestik pada 2027 untuk memperkuat pertahanan dari serangan Rusia, sambil mendorong sanksi internasional terhadap produksi rudal Rusia.
  • Zelenskyy menjatuhkan sanksi terhadap 23 perusahaan dan 20 individu terkait industri pertahanan Rusia, termasuk pemasok perangkat optik, pertahanan udara, dan peluncur roket.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, pada Kamis (6/8/2026), menginstruksikan operasi khusus untuk menyasar industri persenjataan Rusia. Menurutnya, operasi tersebut penting untuk menargetkan sejumlah perusahaan yang sudah teridentifikasi. 

Beberapa bulan terakhir, Ukraina sudah menargetkan serangan di sejumlah kilang minyak dan infrastruktur energi Rusia. Operasi ini membuat Rusia mengalami kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan menetapkan pembatasan pembelian.

  1. 1. Berfungsi mengurangi kapabilitas militer Rusia

    Dalam pertemuan di pemerintahan, Zelenskyy mengungkapkan bahwa operasi ini nantinya akan menyasar komplek industri militer Rusia. Menurutnya, operasi ini adalah bentuk sanksi kepada Rusia. 

    “Tugas terpenting saat ini adalah tidak membiarkan Rusia waktu untuk beradaptasi dari pembatasan. Kami melihat rudal Rusia, drone dan semua tipe senjata Rusia memiliki komponen penting dari negara lain dan tanpa adanya komponen itu maka senjata itu tidak bisa dibuat,” terangnya, dikutip dari Ukrinform.

    Selain itu, Zelenskyy juga membicarakan untuk merusak mesin dan teknologi yang digunakan Rusia. Kerusakan mesin dan teknologi tersebut akan membuat Moskow tertinggal dan tidak mampu membuat persenjataan baru. 

  2. 2. Ukraina berniat buat rudal balistik pada 2027

    Sehari sebelumnya, Zelenskyy mengungkapkan niatnya untuk membuat sendiri rudal balistik pada 2027. Rudal balistik tersebut dianggap penting untuk dapat menyaingi dan mempertahankan diri dari serangan Rusia. 

    “Beberapa negara di dunia sudah membuat proyek anti-balistik untuk mereka sendiri. Ukraina harus bergabung dalam negara-negara itu. Semua kondisi yang dibutuhkan untuk ini sudah dibangun,” terangnya, dilansir Kyiv Post.

    Di samping membuat sendiri rudal balistik, Ukraina juga mendorong sanksi internasional ke Rusia. Sanksi tersebut diharapkan membuat produksi rudal Rusia akan ditutup. 

  3. 3. Ukraina jatuhkan sanksi kepada 23 perusahaan afiliasi industri militer Rusia

    Pekan ini, Zelenskyy sudah menetapkan sanksi kepada 23 perusahaan dan 20 individu yang bekerja sama dengan industri pertahanan Rusia. Salah satunya adalah Kidma Tech yang menyuplai perangkat optik, sistem pertahanan udara, dan sistem peluncur roket ke Rusia. 

    Penasehat Presiden Ukraina, Vladyslav Vlasiuk mengatakan bahwa sanksi ini adalah upaya untuk menghalangi Rusia mendapatkan pasokan dalam pembuatan senjata. Menurutnya, semakin banyak negara yang mengikuti langkah ini, maka kemampuan Rusia menyerang Ukraina akan menurun. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More