Manggala Agni Tangani 3 Titik Karhutla di Riau Seluas 100 Hektare

- Manggala Agni Rengat menangani karhutla di Pelalawan dan Indragiri Hulu, Riau, dengan dua titik utama terbakar sekitar 64 hektare dan 50 hektare.
- Kebakaran di Kelurahan Kerumutan, Pelalawan, telah ditangani 10 hari; bahan bakar padat dan akses jauh diatasi dengan alat berat, sekat bakar, serta embung.
- Di Sungai Guntung Hilir, Inhu, penanganan hari keenam terkendala asap, angin, dan air terbatas; kebakaran lain 10 hektare terjadi di Pematang Pudu, Bengkalis.
Jakarta, IDN Times - Tim Manggala Agni Daerah Operasi Rengat masih menangani dua kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan dan Inderagiri Hulu, Provinsi Riau, yang luasnya mencapai 100 hektare lebih.
Ada dua titik utama lokasi kebakaran yang ditangani, seluas sekitar 64 hektare dan 50 hektare. Ada juga titik lain seluas sekitar 10 hektare.
1. Titik lokasi pertama seluar 64 hektare

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan, Ferdian Krisnanto, mengatakan lokasi pertama berada di Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Luas terbakar mencapai 64 hektare setelah dilakukan digitasi di lapangan.
"Penanganan sudah memasuki hari ke-10. Tantangannya kondisi bahan bakar padat, dan jarak tempuh menuju kepala api yang lumayan jauh. Untuk melangsir peralatan menggunakan roda dua butuh waktu 1,5 jam," katanya dikutip dari ANTARA, Sabtu (8/8/2026).
Untuk itu, lanjut Ferdinan, terdapat dukungan alat berat untuk membuka akses jalan masuk, dan juga untuk membuat sekat bakar dan embung sebagai dukungan sumber air.
2. Lokasi kedua seluas sekitar 50 hektare

Lokasi karhutla kedua berada di Desa Sungai Guntung Hilir, Kabupaten Inhu dengan luas terbakar 50 hektare. Jumlah tersebut belum final dan berpotensi bertambah.
"Penanganan sudah hari keenam. Tantangannya kondisi bahan bakar padat, asap pekat di lokasi, dan kondisi angin bertiup kencang. Kondisi sumber air juga terbatas karena embung yang tersedia mengering," ujarnya.
Ferdinan mengungkapkan, akses masuk ke kepala api yang belum terbuka sepenuhnya mengakibatkan tim menyisir dari bagian tengah lokasi dengan sumber air, berupa embung dengan bentangan selang sejauh 450 meter.
"Hari ini diupayakan dukungan alat berat tambahan 3 unit untuk membuka akses ke sisi kepala api bagian utara, dan menyiapkan embung-embung sebagai sumber air, serta pembuatan sekat bakar," katanya.
3. Titik ketiga seluar 10 hektare

Ferdian menambahkan, di wilayah Riau lainnya juga terjadi kebakaran lahan seluas 10 hektare. Lokasinya di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis yang ditangani Manggala Agni Daops Dumai memasuki hari kedua.

.jpg)
















