Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prabowo Turun Tangan bila Gubernur-Kades Tak Dengar Teriakan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menghadiri peluncuran buku “10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia” di Jakarta, Jumat (7/8/2026) (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Presiden Prabowo Subianto menegaskan gubernur hingga kepala desa wajib mendengar suara rakyat dan menangani keluhan di wilayahnya.
  • Prabowo menyatakan akan turun tangan langsung memenuhi tuntutan rakyat jika para pemimpin daerah tidak mampu mengatasi persoalan di desa.
  • Pemerintah mengklaim telah memperbaiki puluhan ribu sekolah, menargetkan 100 ribu sekolah pada 2027, serta memperbaiki jembatan dan puskesmas lama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Presiden Prabowo bilang pemimpin daerah harus mau dengar suara rakyat. Ada gubernur, bupati, camat, dan kepala desa. Kalau mereka tidak bisa bantu warga yang berteriak minta tolong, Prabowo akan ikut turun tangan. Sekarang banyak sekolah sudah diperbaiki. Pemerintah juga mau memperbaiki jembatan dan puskesmas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, setiap pemimpin harus bisa mendengarkan teriakan rakyat. Oleh karena itu, kata Prabowo, gubernur, wali kota/bupati, camat hingga kepala desa (Kades) harus bisa mendengar suara rakyat.

Prabowo menegaskan, akan turun tangan secara langsung apabila pemimpin daerah tidak bisa mendengar teriakan rakyat.

"Kalau gubernur, kalau bupati, kalau camat, kalau kepala desa tidak bisa mengatasi teriakan rakyat di desa, kita tidak segan-segan. Presiden turun tangan, kita memenuhi apa yang diteriakkan oleh rakyat," ujar Prabowo saat menghadiri peluncuran buku “10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia” di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Prabowo mengatakan, di era pemerintahannya, puluhan ribu sekolah sudah diperbaiki. Menurutnya, target pemerintah bisa memperbaiki 100 ribu sekolah tahun 2027.

"Jadi saya kira sangat banyak hasil yang kita lakukan, perbaikan yang kita lakukan. Puluhan ribu sekolah sudah kita perbaiki. Akhir tahun ini, mungkin lebih 70 ribu. Tahun depan target kita 100 ribu, dan kita akan selesaikan dalam tiga tahun yang akan datang," kata dia.

Selain itu, kata Prabowo, ribuan jembatan dan puskesmas juga diperbaiki di era pemerintahannya.

"Semua puskesmas Indonesia yang sudah 30 tahun lebih tidak diperbaiki, kita akan perbaiki," imbuhnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article