Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk menjaga situasi tetap kondusif menyusul insiden bentrokan yang terjadi di kawasan Matraman, Jakarta Pusat.
Pramono menjelaskan koordinasi dilakukan sebagai upaya bersama untuk memastikan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Menurutnya, semangat "Jaga Jakarta" menjadi komitmen bersama seluruh pihak dalam menjaga kondusivitas ibu kota.
"Jadi, kami telah melakukan koordinasi antara TNI, Polri, Pemerintah DKI Jakarta untuk menjaga ini agar kondusif. Karena tagline Jaga Jakarta ini memang kita gunakan bersama," kata Pramono dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (27/7/2026).
Pramono mengaku optimistis kondisi di lapangan mulai berangsur tenang. Ia berharap masyarakat tidak lagi terpancing oleh berbagai informasi yang belum tentu benar atau disinformasi yang dapat memicu konflik baru.
"Saya yakin mudah-mudahan sekarang ini yang di lapangan sudah mulai tenang, tidak tersulut lagi dengan hal-hal yang, apa, perkembangan yang terjadi karena disinformasi," ujarnya.
