Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pramono Kunjungi Tiga Negara, Perkuat Diplomasi Kota Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik 11 Pejabat di lingkungan Pemprov DKI di Balai kota, Rabu (15/4/2026). (Dok. Pemprov DKI)

  • Pramono Anung melakukan kunjungan kerja ke Shenzhen, Seoul, Tokyo, dan Kyoto untuk memperkuat diplomasi kota serta mendorong Jakarta masuk Top 50 Global City pada 2030.
  • Di Shenzhen dan Seoul, ia menandatangani nota kesepahaman terkait transportasi publik dan kesehatan guna meningkatkan layanan serta menarik investasi strategis bagi Jakarta.
  • Di Jepang, Pramono memperdalam kolaborasi inovasi hijau dan keberlanjutan melalui pertemuan dengan Gubernur Tokyo, ADB, serta menjadi pembicara di G-NETS Leaders Summit 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
22–28 April 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan kunjungan kerja ke Shenzhen, Seoul, Tokyo, dan Kyoto untuk memperkuat diplomasi kota dan jaringan kemitraan internasional. Di Shenzhen, ia bertemu dengan Wali Kota Shenzhen, pejabat pemerintah setempat, serta menandatangani nota kesepahaman antara MRT Jakarta dan Shenzhen Metro.

2026

Pramono menghadiri JIEP Business Matching Forum 2026 dan diskusi bersama Shenzhen Qianhai AI Industry Association. Ia juga mengunjungi Qianhai Exhibition Hall serta bertemu pimpinan Qianhai Administration Bureau untuk mempromosikan peluang investasi di Jakarta.

April 2026

Di Seoul, Pramono menandatangani nota kesepahaman antara Jakarta dan Jeju serta mengunjungi Seoul Boramae Medical Center dan Healing Breeze Clinic sebagai bagian dari penjajakan kerja sama bidang kesehatan.

2026

Di Jepang, Pramono mengadakan pertemuan bilateral dengan Gubernur Tokyo membahas kerja sama inovasi hijau dan diplomasi generasi muda. Ia menjadi pembicara pada G-NETS Leaders Summit 2026 serta memberikan kuliah umum di Kyoto University dan bertemu dengan Asian Development Bank (ADB).

kini

Pemprov DKI Jakarta melanjutkan upaya transformasi menuju Top 50 Global City pada 2030 melalui kolaborasi internasional yang diperkuat dari hasil kunjungan tersebut.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan kunjungan kerja ke tiga negara untuk memperkuat diplomasi kota dan menjalin kemitraan internasional guna mendukung transformasi Jakarta menuju Top 50 Global City pada 2030.
  • Who?
    Pramono Anung selaku Gubernur DKI Jakarta bersama jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta sejumlah mitra dari sektor transportasi, kesehatan, dan pengembangan kota.
  • Where?
    Kunjungan dilakukan di Shenzhen (Tiongkok), Seoul (Korea Selatan), Tokyo dan Kyoto (Jepang) dengan agenda pertemuan bilateral dan forum internasional di masing-masing kota tersebut.
  • When?
    Kegiatan berlangsung pada 22 hingga 28 April 2026 sesuai jadwal resmi kunjungan kerja yang telah disusun oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
  • Why?
    Kunjungan ini bertujuan memperluas jaringan kerja sama internasional, memperkuat diplomasi antar kota, serta mendorong inovasi pembangunan berkelanjutan bagi transformasi Jakarta sebagai kota global.
  • How?
    Dilaksanakan melalui serangkaian pertemuan bilateral, penandatanganan nota kesepahaman, partisipasi dalam forum bisnis dan konferensi pemimpin kota dunia, serta kunjungan ke institusi kesehatan dan pendidikan di negara tujuan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Shenzhen (Tiongkok), Seoul (Korea Selatan), serta Tokyo dan Kyoto (Jepang) pada 22–28 April 2026. Lawatan ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperkuat diplomasi kota (city diplomacy), memperluas jejaring kemitraan global, serta mempercepat transformasi Jakarta menuju Top 50 Global City pada 2030.

Sejumlah agenda strategis dijalankan selama kunjungan tersebut. Di Shenzhen, Pramono dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Wali Kota Eksekutif Shenzhen, berdiskusi dengan Pemerintah Kota Shenzhen dan Shenzhen Metro, serta menandatangani nota kesepahaman antara MRT Jakarta dan Shenzhen Metro. Kerja sama ini diharapkan memperkuat pengembangan transportasi publik berbasis rel di Jakarta.

1. Hadiri JIEP Business Matching Forum 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai melakukan pelantikan di Balai kota, Rabu (15/4/2026).(IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Dikutip dalam keterangan tertulis, Pramono akan menghadiri JIEP Business Matching Forum 2026 dan mengikuti roundtable discussion bersama Shenzhen Qianhai AI Industry Association. Ia juga dijadwalkan mengunjungi Qianhai Exhibition Hall serta bertemu pimpinan Qianhai Administration Bureau.

Momentum ini dimanfaatkan untuk mempromosikan peluang investasi dan kerja sama strategis di Jakarta kepada mitra internasional.

2. Penjajakan kerja sama kesehatan di Seoul

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memimpin pemberantasan ikan sapu-sapu di Jakarta Utara, Jumat (17/4/2026). (IDN Times Dini Suciatiningrum)

Di Seoul, agenda mencakup penandatanganan nota kesepahaman antara Jakarta dan Jeju, kunjungan ke Seoul Boramae Medical Center, serta Healing Breeze Clinic.

Kunjungan ke dua fasilitas kesehatan tersebut menjadi bagian dari upaya benchmarking guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Jakarta, khususnya di RS Sumber Waras.

3. Perkuat kolaborasi global di Jepang

Ilustrasi Jakarta, Bundaran HI (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Di Jepang, Pramono dijadwalkan bertemu Gubernur Tokyo untuk memperdalam kerja sama antarkota, termasuk pengembangan inovasi hijau, diplomasi generasi muda, dan sinergi menghadapi tantangan urban di Asia.

Ia juga akan menjadi pembicara dalam G-NETS Leaders Summit 2026, forum bergengsi yang mempertemukan para pemimpin kota global untuk membahas isu keberlanjutan, ketahanan iklim, dan masa depan perkotaan.

Selain itu, Pramono dijadwalkan memberikan kuliah umum di Kyoto University serta melakukan pertemuan dengan Asian Development Bank (ADB) guna memperkuat dukungan terhadap proyek pembangunan Jakarta.

“Jakarta adalah laboratorium hidup transformasi perkotaan di Asia Tenggara. Tantangan iklim, banjir, kemacetan, hingga polusi udara yang kami hadapi bukan penghalang, melainkan pendorong inovasi. Dengan kolaborasi lintas kota dan dukungan mitra internasional, Jakarta siap bertumbuh menjadi kota kelas dunia yang layak huni dan berkelanjutan bagi semua warganya,” ujar Pramono.

Editorial Team