Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pramono Rapat soal Kebijakan Ganjil Genap dan CFD Dua Kali Seminggu

2 min read
Pramono Rapat soal Kebijakan Ganjil Genap dan CFD Dua Kali Seminggu
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat meninjau pengerukan Anak Kali Krukut di Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026). (Dok. Pemprov DKI)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan bertemu Kadishub Budi Awaluddin untuk membahas kebijakan ganjil genap dan pelaksanaan Car Free Day.

  • Pramono menekankan keputusan terkait ganjil genap maupun usulan CFD dua kali seminggu harus berdampak nyata dan memberi manfaat luas bagi warga Jakarta.

  • Dishub DKI mengumpulkan masukan lewat FGD untuk kajian lanjutan ganjil genap, mencakup ekonomi, lingkungan, emisi, serta jenis kendaraan; pelaku usaha dan pakar menyampaikan pandangan berbeda.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memanggil Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin untuk membahas kebijakan ganjil genap dan pelaksanaan car free day (CFD) di Jakarta.

"Kebetulan sore ini saya menerima Kadishub yang akan melaporkan beberapa hal, termasuk di dalamnya ganjil genap, kemudian car free day," kata Pramono, di Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026).

  1. 1. Kebijakan Pemprov DKI bisa berikan dampak luas bagi warga

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat meninjau pengerukan Anak Kali Krukut di Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026)
    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat meninjau pengerukan Anak Kali Krukut di Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026). (Dok. Pemprov DKI)

    Pramono mengatakan, pembahasan tersebut dilakukan agar kebijakan yang nantinya diputuskan Pemprov DKI memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat. Dia tidak ingin kebijakan hanya dijalankan sebagai kegiatan seremonial.

    "Intinya begini, saya tidak mau kebijakan itu hanya bersifat seremonial dan tidak memberikan dampak yang signifikan bagi perubahan atau bagi masyarakat," ujar dia.

  2. 2. Pembahasan soal ganjil genap dan CFD

    a26a4c66f54714482271db97197d827f.jpg
    Festival Budaya Jakarta Dalam Warna Meriahkan CFD (Dok. Berita Jakarta Humas Pemprov DKI)

    Menurut dia, keputusan tentang ganjil genap maupun CFD yang diusulkan dua kali seminggu harus memberikan manfaat bagi masyarakat Jakarta.

    "Saya berharap apa pun yang nanti akan diputuskan, apakah itu ganjil genap ataukah car free day, itu adalah keputusan yang memberikan manfaat banyak bagi masyarakat Jakarta. Karena itu menjadi tujuan utama kita semua," kata Pramono.

  3. 3. Dishub kaji kebijakan ganjil genap urai kemacetan

    Ilustrasi Ganjil Genap di DKI Jakarta (jakarta.go.id)
    Ilustrasi Ganjil Genap di DKI Jakarta (jakarta.go.id)

    Sebelumnya, Budi mengatakan, pihaknya telah menggelar focus group discussion (FGD) tentang kebijakan ganjil genap untuk meminta masukan dari masyarakat. Menurut dia, hasil FGD akan menjadi bahan untuk kajian lebih mendalam terkait penerapan ganjil genap.

    "Dan memang perlu ada kajian lebih, setelah itu kajian lebih mendalam lagi terkait ganjil genap, yang nantinya akan berkorelasi terkait masalah perekonomian, terkait juga lingkungan hidup dan juga emisi saat ini, berkorelasi juga terkait jenis kendaraan. Nah, ini banyak hal yang memang harus dikaji lebih mendalam," kata Budi.

    Budi mengatakan, masukan dalam FGD cukup beragam. Pelaku usaha, misalnya, meminta relaksasi ganjil genap. Sementara dari sisi pakar, relaksasi dinilai berpotensi menambah kemacetan.

    Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat agar CFD di Jakarta digelar dua kali dalam sepekan, yakni pada Sabtu dan Minggu.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More