Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ratusan Orang Datangi Rumah di Bekasi Kasus Hafal Al-Qur'an Dapat Miras
Rumah di Bekasi digrudug massa. (Istimewa)
  • Ratusan orang mendatangi rumah yang diduga milik pembawa acara Booth Newport Festival di Rawalumbu, Bekasi, setelah viral tantangan hafalan Al-Qur'an berhadiah minuman keras.
  • Polisi bersama perangkat lingkungan mengecek lokasi dan memastikan Revnaldo Ega Siahaan sudah tidak tinggal maupun berdomisili di Bekasi sejak sekitar tiga bulan terakhir.
  • Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Utara, dan Bareskrim menyelidiki dugaan tindak pidana; pihak yang membuat challenge telah diidentifikasi dan akan diperiksa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Ratusan orang mendatangi dan sempat memasuki rumah yang diduga milik Revnaldo Ega Siahaan, terkait challenge hafalan Al-Qur'an berhadiah minuman keras di The Sounds Project.
  • Who?
    Ratusan warga, Revnaldo Ega Siahaan, Polres Metro Bekasi Kota, Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Utara, dan Bareskrim Polri terlibat dalam penanganan situasi ini.
  • Where?
    Rumah yang didatangi berada di Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Challenge sebelumnya terjadi di Ecopark, Ancol, Jakarta Utara.
  • When?
    Massa mendatangi rumah pada Selasa malam, 11 Agustus 2026. Polisi menyampaikan hasil pengecekan dan perkembangan penyelidikan pada Rabu, 12 Agustus 2026.
  • Why?
    Kedatangan massa diduga dipicu challenge hafalan Al-Qur'an dengan hadiah minuman keras saat The Sounds Project pada 9 Agustus 2026, yang kini diselidiki sebagai dugaan tindak pidana.
  • How?
    Polisi bersama ketua lingkungan memeriksa rumah tersebut dan mendapati Revnaldo tidak lagi berdomisili di Bekasi. Penyidik telah memeriksa manajemen, penyelenggara, pemilik merek, dan sejumlah pengunjung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ratusan orang datang ke rumah yang diduga milik Revnaldo di Bekasi. Mereka marah karena ada tantangan hafalan Al-Qur'an dengan hadiah minuman keras di acara musik. Polisi datang dan mengecek rumah itu. Revnaldo ternyata sudah tiga bulan tidak tinggal di Bekasi. Polisi sedang mencari tahu siapa yang membuat tantangan itu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah situasi yang memicu perhatian publik, penanganan aparat menunjukkan upaya terukur untuk menjaga ketertiban dan memastikan fakta diperiksa secara menyeluruh. Pengecekan bersama perangkat lingkungan, koordinasi lintas kepolisian, serta pengumpulan keterangan dari berbagai pihak mencerminkan proses yang berfokus pada klarifikasi dan penegakan hukum, sementara imbauan agar warga tetap tenang membantu meredakan potensi tindakan sendiri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bekasi, IDN Times - Viral ratusan orang mendatangi rumah yang diduga milik pembawa acara Booth Newport Festival, bernama Revnaldo Ega Siahaan di kawasan Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi pada Selasa (11/8/2026) malam.

Kedatangan ratusan orang itu diduga terkait tantangan atau challenge hafalan Al-Qur'an berhadiah minuman keras (miras) saat digelarnya acara The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara, pada Minggu (9/8/2026).

Berdasarkan video yang diterima IDN Times, ratusan orang awalnya berkumpul di sekitar rumah Revnaldo. Beberapa saat kemudian, ratusan orang tersebut berhasil memasuki rumah yang diduga milik Revnaldo.

1. Polisi dan ketua lingkungan cek rumah yang didatangi massa

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Putu Kholis Aryana. (IDN Times/Imam Faishal)

Sementara, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Putu Kholis Aryana membenarkan peristiwa itu. Dia juga menyampaikan, pihaknya telah mengecek rumah yang diduga menjadi tempat tinggal Revnaldo.

"Semalam ada beberapa kelompok orang yang mendatangi rumah yang diduga tempat tinggal. Namun, setelah dilakukan pengecekan dengan ketua lingkungan, didampingi oleh Kapolsek maupun tim dari Polres Metro Bekasi Kota, yang bersangkutan sudah tidak tinggal dan berdomisili di situ," kata Putu, Rabu (12/8/2026).

2. Sudah tidak tinggal di Bekasi

Viral brand miras promosi hafalan surat/ dok Instagram @hilmi.firdaus

Dari hasil pengecekan tersebut, lanjut Putu, pihaknya mendapatkan informasi bahwa Revnaldo sudah tidak tinggal di Kota Bekasi sejak tiga bulan terakhir.

"Yang jelas, keberadaan yang bersangkutan sampai dengan tadi malam di-crosscheck, disaksikan perangkat lingkungan, tidak berdomisili di Kota Bekasi," ujarnya.

3. Polisi sudah selidiki kasus ini

Rumah di Bekasi digrudug massa. (Istimewa)

Putu juga menyampaikan, terkait kasus dugaan penistaan agama sedang ditangani oleh Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Utara, dan Bareskrim Polri.

Putu meminta masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri dan menyerahkan proses hukum kepada kepolisian. "Kami mengimbau warga tetap tenang. Untuk penanganan telah dilakukan oleh pihak kepolisian," jelas dia.

Polda Metro Jaya menyebut telah menyelidiki dugaan tindak pidana terkait kasus ini. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, penyidik telah meminta keterangan dari pihak manajemen, penyelenggara kegiatan, pemilik merek minuman Newport, serta sejumlah pengunjung yang mengetahui peristiwa tersebut.

“Tadi malam kami sudah melakukan pemeriksaan dan mengambil keterangan dari pihak penyelenggara maupun pemilik brand. Kami juga sudah mengidentifikasi pihak yang melakukan challenge tersebut,” ujar Kombes Iman, Rabu (12/8/2026).

“Berdasarkan informasi yang diperoleh dari hasil penyelidikan kami, yang bersangkutan diduga merupakan pengunjung yang datang. Pengunjung tersebut kemudian mengambil mikrofon dan secara spontan melakukan challenge. Namun, aspek hukumnya masih akan kami dalami melalui pemeriksaan terhadap yang bersangkutan,” kata Kombes Iman.

Penyidik telah mengidentifikasi pihak tersebut dan akan mengamankannya untuk kepentingan pemeriksaan. Namun, polisi belum mengungkapkan identitasnya karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Sebelumnya, penyidik telah mengecek lokasi kegiatan di Ecopark, Ancol, serta berkoordinasi dengan pihak pengelola kawasan dan Polsek Pademangan. Polisi juga memperoleh sejumlah dokumen dan informasi awal yang berkaitan dengan pelaksanaan festival serta aktivitas gerai minuman di lokasi.

Kombes Iman menegaskan, Polri bersikap proaktif dalam menangani persoalan sensitif yang berkaitan dengan kepentingan publik dan berpotensi mencederai rasa keadilan masyarakat. Penyelidikan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat serta informasi yang berkembang di ruang publik.

Editorial Team

Related Article