Said Aqil Siap Jadi Ketua Umum PBNU Lagi

Jakarta, IDN Times - Said Aqil mengaku siap jika kembali ditunjuk menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar ke-34 NU. Dia mengklaim mendapat banyak permintaan agar kembali menakhodai PBNU.
“Kalau banyak permintaan ya saya siap dong, kader harus siap kalau banyak permintaan. Walaupun sampai saat ini saya belum men-declare secara resmi, tetapi permintaan sudah sangat banyak,” ujar Said usai bertemu Presiden Joko "Jokowi" Widodo di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (6/10/2021).
Said diketahui telah memimpin PBNU dalam dua periode. Mulai dari periode 2010-2015 dan 2015 hingga sekarang.
1. Said akui tidak membahas pencalonan Ketum PBNU dengan Jokowi

Said mengaku, dalam pertemuan bersama Jokowi, sempat membahas Muktamar ke-34 NU. Namun ia tidak membahas terkait pencalonan maupun kandidat ketum PBNU.
“Saya belum bicara pencalonan, dengan presiden hanya masalah penyelenggaraan Muktamar sukses, berhasil, mohon dukungan. Bukan dukungan calon, dukungan Muktamar agar lancar,” terangnya.
2. Said Aqil melaporkan hasil Munas Konbes NU pada Jokowi

Selain itu, Said mengaku membahas tentang hasil Munas Konbes NU pada 25-26 September 2021 bersama Jokowi. Dia juga menyampaikan kepada Jokowi bahwa PBNU akan menggelar Muktamar pada 23-25 Desember 2021 di Lampung.
“Presiden pun agak tanda tanya, apakah sudah mungkin melihat situasi COVID seperti ini apalagi di Lampung. Ya, nanti kta lihat itu pun dengan syarat memperhatikan protokol kesehatan dan izin dari Satgas (COVID-19) nasional dan Satgas lokal,” tutur Said.
3. Mencuat dua nama kandidat ketum PBNU
Sebelumnya, Ketua PWNU DKI Jakarta Syamsul Maarif mengungkapkan ada dua nama yang sudah masuk bursa calon Ketum PBNU. Mereka adalah Said Aqil Siradj yang kini menjabat Ketum PBNU dan Yahya Cholil Staquf yang merupakan Katib Aam PBNU.
"Calonnya itu ya berkembang dengan sendirinya, ada yang kemarin sudah ada muncul nama Yahya Staquf men-declare, sekarang juga muncul Kiai Said Aqil," ujar Syamsul kepada IDN Times, Jumat (1/10/2021).
Syamsul mengatakan Said Aqil diminta maju kembali oleh sejumlah PWNU. Sebab, Said Aqil dinilai berhasil mengembangkan organisasi.
"Saya kira dari sisi hasil beliau (Said Aqil) menjadi Ketua PBNU tahun ini (periode 2015-2020), tahun kemarin (2010-2015), itu jelas, misalnya banyak kampus yang berdiri. Saya kira perlulah ya mungkin dikasih peluang sekali lagi," ucap Syamsul.



















