Bogor, IDN Times – Kasus yang viral baru-baru ini terkait Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) fiktif di salah satu daerah menjadi perhatian masyarakat. Verifikasi lapangan yang dilakukan tim investigasi bersama Badan Gizi Nasional (BGN) baru-baru ini mengungkap sekitar 100 titik (SPPG) di Kabupaten Cilacap diduga fiktif karena tidak memiliki bangunan fisik, bahkan beberapa koordinatnya ditemukan berada di kawasan hutan, area persawahan, hingga pemakaman akibat praktik jual beli titik.
Menanggapi skandal yang mulai terkuak di daerah lain tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengakui belum ada temuan kasus serupa di Kota Bogor.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin menjelaskan akan lakukan tindakan agar kasus serupa tidak terjadi. Ia memastikan hingga Selasa (23/6/2026) sore belum ada laporan atau temuan dapur siluman di wilayah Kota Bogor.
“Kita memastikan bahwa dia tercatat dan resmi buka operasional tercatat di portal resmi MBG. Kita pastikan itu, mendapat centang biru, verifikasinya centang biru, baru dipastikan bahwa itu adalah yang sah,” tegas Jenal Mutaqin saat diwawancarai.
